Senin, 10 Oktober 2011

Selamatkan Anak, Ibu Tewas Ditabrak Kereta

 

Kereta dorong yang mengangkut bayinya tersangkut di rel kereta.

Maya Sofia
Ilustrasi, Kereta (www.urbanrail.net)

Kalimat yang mengatakan kasih ibu sepanjang masa memang benar adanya. Setidaknya itulah yang dibuktikan oleh seorang wanita asal Amerika Serikat, Susan Dibene. Dikutip dari laman Daily Mail, 10 Oktober 2011, Dibene, 33, harus meregang nyawa setelah berhasil menyelamatkan anaknya dari ancaman ditabrak kereta.
Kejadian ini bermula saat kereta dorong yang mengangkut bayinya yang baru berusia dua tahun tersangkut di rel kereta. Di saat-saat terakhir, Dibene berhasil melepaskan kereta dorong yang tersangkut dan mendorongnya keluar rel. Nahas, Dibene  tidak memiliki cukup waktu menyelamatkan diri dan ditabrak oleh kereta commuter Metrolink yang melintas.
Polisi mengatakan, Dibene terburu-buru melintasi rel kereta api meski palang pintu kereta telah turun. “Dia tidak berhasil (menyelamatkan diri),” ujar pihak kepolisian Riverside, Sersan Dan Warren. “Bayinya baik-baik saja, tetapi ia (Dibene) tertabrak.”
Sersan Kendall Bank menambahkan, Dibene tetap melintasi rel meski palang pintu telah turun dan lampu menyala. “Kereta dorong terjebak dan dia tidak berhasil (meloloskan diri),” kata Bank.
Suami Dibene, Paul mengungkapkan, emosinya bercampur aduk. Di satu sisi, ia kehilangan ibu dari anaknya. Di sisi lain, istrinya telah mengorbankan nyawanya.
“Dia memberikan hidupnya untuk menyelamatkan anaknya. Kepanikan dan ketakutan bisa membuat Anda terdiam. Kecelakaan itu bisa saja merenggut keduanya,” ujar Paul.
Pasca kecelakaan, bayi berusia dua tahun tersebut dirawat di rumah sakit setempat dan diasuh sang nenek. Sementara itu polisi dan pejabat kereta api terus menyelidiki tabrakan. (umi)
• VIVAnews

Macam – Macam Kepribadian Anak



Macam - Macam Kepribadian Anak
Kali ini kita akan membahas bagian yang tidak kalah pentingnya yaitu bagian tentang kepribadian, inilah dasar dari pembentukan Karakter seorang anak. Mengapa kita perlu membahas tentang kepribadian, kepribadian adalah bagian dari diri manusia yang sangat unik dimana kita memiliki kecenderungan yang cukup besar untuk merespon segala sesuatu. Dengan memahami kepribadian anak berarti kita telah menyingkat waktu kita untuk menebak-nebak, berusaha mengerti dan memahami anak kita, kita bisa jauh lebih mudah untuk memahami seseorang anak dengan memperhatikan tipologi kepribadiannya. Nah dalam artikel kali ini saya akan menggunakan tipelogi kepribadian yang sangat banyak dipakai oleh family terapis, oleh para HRD manager ataupun praktisi-praktisi di sumber daya manusia untuk menganalisa kepribadian seseorang. Kepribadian ini membagi manusia menjadi empat golongan besar yaitu korelis, sanguinis, phlegmatis dan melankolis.
1.Koleris mewakili tipe kepribadian yang tegas dan kemudian cenderung untuk memimpin, yah dia adalah seorang pemimpin yang dilahirkan. Pemimpin yang dilahirkan secara alamiah begitulah koleris. Ciri-cirinya To The Point, dia ingin segala sesuatunya cepat dan dilakukan saat itu juga, dia tidak bertele-tele tetapi pada titik ekstrimnya adalah dia bisa menjadi terlalu dominan dan terlalu mengatur, terlalu mengontrol, sehingga orang lain bisa tidak tahan. Dan kemudian dia ingin segala sesuatunya dilakukan dengan sangat cepat kemudian bisa jadi dia lupa beberapa detail-detail tentang hal penting yang harus dilakukan. Itulah tipe kepribadian koleris yang sejati. Orang koleris akan berpakaian dengan praktis, simple, tidak mementingkan model pakaian tetapi lebih mementingkan fungsi dari pakaian itu. Dan orang koleris biasanya duduknya sangat tegak sekali dan ia berjalan dengan sangat tegak dengan kepala terangkat ke atas. Pada kenyataannya tiap kepribadian itu memiliki kadarnya masing-masing, sangatlah kecil sekali kemungkinannya kita menemukan seseorang yang koleris sejati. Artinya seratus persen koleris sementara di lain-lainnya itu nol semuanya. Seorang anak yang koleris, biasanya memiliki motivasi yang kuat dari dalam, istilahnya “ku tahu yang ku mau”. Jika ingin mengarahkan mereka, tunjukan keuntungan bagi anak jika mereka melakukan hal tersebut. Misal : “Jika kamu les bahasa inggris maka mudah bagi kamu untuk memahami aturan dari permainan yang sering papa dan kamu lakukan, masih banyak permainan serupa yang bisa kita mainkan”.
2. Sanguinis. Sanguinis adalah orang yang cerah, ceria, bisa mendengar suaranya jauh sebelum melihat orangnya, heboh sekali dan jika memakai pakaian pakaian biasanya berwarna cerah meriah dengan banyak sekali aksesoris, yah sanguinis adalah orang yang senang menjadi pusat perhatian. Jika Anda datang ke pesta dan melihat satu orang dikelilingi yang lain, bercerita, semua terhibur dan tertawa, maka orang yang bercerita itulah seorang sanguinis. Ya, sanguinis adalah pusat perhatian. Jika Anda melihat orang sanguinis berpakaian cerah warna warni dan banyak aksesoris, dia tidak akan risih dengan itu semua bahkan dia akan suka, karena dengan begitu dia bisa menarik perhatian orang lain. Orang sanguinis akan berjalan dengan gayanya yang ceria dan akan menoleh ke kanan kiri dan melempar banyak senyum kepada orang-orang di sekitarnya. Seorang anak sanguinis merupakan anak yang sangat senang sekali bermain dan berkumpul dengan banyak teman-temannya. Senang dengan aktivitas “outdoor” atau kebersamaan yang menyenangkan. Tentu mudah bagi Anda menerjemahkan bahasa saya berkaitan dengan anak sanguinis.
Tipe koleris dan tipe sanguinis adalah tipe yang Ekstrovert, tipe yang terbuka kepada orang. Orang sanguinis begitu sangat terbukanya, sehingga bisa cerita tentang banyak hal kepada orang lain dan kemudian bisa dengan mudah melupakannya. Orang sanguinis dengan begitu mudahnya melupakan janjinya dan juga dengan begitu mudahnya dia akan langsung minta maaf. Orang koleris tidak akan melakukannya, dia akan gengsi untuk minta maaf kepada kita. Tapi mereka dasarnya adalah orang-orang yang terbuka, orang-orang yang ekstrovert. Berikutnya kita akan membahas bagian kepribadian yang Introvert yang tertutup. Di bagian ini ada dua jenis kepribadian dua tipelogi kepribadian yaitu Melankolis dan Phlegmatis.
3.Melankolis adalah seorang yang rapi, biasanya tulisannya rajin, rapi, lengkap, detail karena itu jika mereka kuliah catatan mereka biasanya akan dipinjam oleh teman-temannya. Dan kemudian dia akan memiliki gaya dandan yang rapi, tidak ada satu helai pun rambut yang tersisir keluar ok semuanya rapi seperti diatur pada tempatnya. Seorang melankolis berpakaian selalu sangat rapi sekali, dimasukkan dan suka warna warna yang memiliki perpaduan warna yang cocok. Jadi tidak akan sembarangan, artinya dia tidak akan memakai bawahan yang berwarna hijau dan kemudian atasnya berwarna kuning cerah. Dia akan mempertimbangkan segala sesuatunya, itulah orang melankolis. Jika memendam sesuatu bisa dipendam sangat lama, ngambeknya bisa sangat lama sekali, tetapi orang melankolis sangat detail, begitu suka dengan data-data dan fakta-fakta. Yah itulah seorang melankolis. Ia begitu ahli di dalam perencanaan dan ahli di dalam analisa. Ciri-ciri anak melankolis yang sangat tampak adalah anak ini sangat teratur, suka kerapian, seringkali saya jumpai mereka secara akademis adalah anak yang cerdas dan pandai. Anak melankolis sangat suka “mengontrol” semuanya sendiri. Terkadang menentukan pakaian yang akan dipakainya, makan apa sore ini, dsb. Mereka terkadang suka mengingatkan kita, jika keluar kamar lampu dimatikan, tv atau laptop dimatikan.
4. Phlegmatis adalah kepribadian yang suka melakukan segala sesuatu berdasarkan urutan yang telah diberikan, jika memang sudah begini ya begini tidak usah dipikirin yang lain lagi, yah pokoknya ikuti saja. Itulah phlegmatis, tipe pengikut yang setia. Dia bisa tahan duduk berjam-jam melakukan sesuatu berhari-hari, berminggu-minggu dan berbulan-bulan dimana itu tidak mungkin bisa dilakukan oleh seorang yang koleris ataupun seorang sanguinis. Mereka tidak akan tahan duduk berjam-jam, berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan melakukan satu hal yang sama berulang-ulang kali. Phlegmatis sangat cocok melakukan itu semua, sangat setia dan bisa dipercaya untuk memegang rahasia. Itulah orang phlegmatis, mereka sangat mudah diatur mereka sangat toleran. Jika Anda punya anak phlegmatis, Anda bisa mengatakan “nak sekarang makan ya”, “ya” kalau Anda sibuk, Anda bisa mengatakan “nak, sekarang Mama lagi sibuk, nanti aja makannya ya”, “iya” anak phlegmatis tidak akan menuntut Anda. Itu akan sangat berbeda dengan anak koleris “nak makannya nanti ya”, “tidak! Aku maunya sekarang” itulah anak koleris. Anak phlegmatis biasanya cenderung diam dan mengalah. Mereka sering menghindari konflik dan seringkali merelakan peralatan tulisnya untuk dipinjam dan tak jarang terkadang merasa “ngga enak” untuk memintanya.
Sekarang Anda telah mengetahui tipologi koleris, sanguinis, melankolis dan phlegmatis nah satu hal yang perlu kita ketahui adalah tidak ada satupun tipologi kepribadian ini yang lebih baik daripada lainnya. Artinya kita semua mempunyai kadar dari keempat tipologi kepribadian ini. Di dalam diri kita ada unsur melankolis, ada unsur phlegmatis, ada unsur koleris dan ada unsur sanguinis-nya. Hanya saja di bagian mana kita dominan dan itu yang membentuk kita, itu yang membedakan kita dari yang lainnya. Nah variable atau kadar perbedaan dari setiap kepribadian ini membuat kita menjadi begitu unik. Tak ada satu orangpun yang memiliki komposisi yang sama, semuanya begitu berbeda. Dan satu hal yang paling penting, adalah seperti yang tadi saya katakan bahwa tidak ada yang baik, tidak ada yang buruk disini. Yang ada adalah pada saat kita tidak menyadari berhadapan dengan siapa dan kemudian kita tidak bisa menjalin suatu komunikasi, itu karena kita tidak bisa memahami persepsinya.
sumber:pendidikan karakter.com

Bagaimana Membentuk Karakter Mandiri Pada Anak


Bagaimana Membentuk Karakter Mandiri Pada Anak
Permasalahan kali ini yang saya ingin bahas adalah permasalahan seorang anak yang manja dan kurang mandiri. Orang Tua sering mengeluhkan kepada saya. Aduh anak saya ini kurang mandiri, gimana caranya ya membuat dia mandiri. Kayaknya dia ini terlalu manja dech. Saya dulu dibesarkan orang tua dengan ekonomi yang pas-pasan. Akhirnya saya jadi berjuang sendiri untuk melakukan segala sesuatu. Anak saya ini sepertinya terlalu enak.
Biasanya ketika orang tua mulai mengeluhkan seperti itu, saya hanya berbalik menanyakan kepada mereka. “Pak, Bu.. sebenarnya Anda sudah tahu kan jawabannya harus bagaimana?”, “Lho maksud Anda bagaimana?” Mereka balik bertanya, “tadi Bapak Ibu sudah mengatakan bahwa ketika Anda dulu di besarkan pas-pasan dan Anda harus melakukannya semua sendiri. Dan anak Anda sekarang terlalu nyaman karena semua sudah Anda sediakan. Justru itulah permasalahannya, Anda menyediakan segala sesuatunya bagi anak Anda tanpa membuat dia berjuang. Anda sudah tahu permasalahannya tapi Anda masih lakukan”. Mereka mulai menyadari permasalahannya sekarang. “Tapi bagaimana lagi kan kasihan? Daripada dia repot-repot”. Justru itulah permasalahannya, kita tidak mau membuat anak kita repot. Sebenarnya itu tidak membuat anak kita repot. Sebenarnya itu untuk latihan yang perlu di jalaninya agar dia bisa mengembangkan dirinya.
Anak-anak yang kurang mandiri dan manja, adalah anak-anak yang tidak mengembangkan otonominya. Anda perlu tahu bahwa pada satu tahap perkembangan anak, mereka mempunyai sebuah tahap dimana mereka ingin otonomi lebih besar. Ini dimulai ketika mereka berusia 2 atau 3 tahun. Dia ingin melakukan sesuatu saat itu. Tetapi biasanya kita orang tua  terkadang terlalu melindungi anak. Ketika dia ingin memanjat kursi, kita larang dia, “jangan nanti jatuh”. Ketika dia memegang sesuatu tidak kita perbolehkan karena takut pecah dan lain sebagainya. Nah, akhirnya anak ini menjadi pasif dan hanya menunggu apa yang kita berikan atau apa yang diberikan oleh pengasuhnya. Ketika hal ini terjadi bertahun-tahun maka kita sudah mulai membentuk sebuah pola dalam diri anak kita. Untuk menjadi pasif dan tidak mandiri. Cobalah Anda memberikan sebuah latihan agar anak-anak mengerjakan sendiri.
Jika Anda mempunyai anak yang sudah menginjak kelas 1 SD, sebaiknya jangan bawakan tasnya ketika dia turun dari mobil. Anda mungkin berpendapat, “aduh.. saya kan harus berangkat kerja, kalau tunggu dia lama banget”. Itu tidak boleh di lakukan. Anda bisa berangkat lebih awal jika Anda tahu itu akan membuat Anda terlambat dan biarkan dia bawa tasnya sendiri masuk ke kelasnya. Jangan hanya karena kita tidak mau repot akhirnya “udah sini tak bawain sudah masuk di kelas”. Itulah hal-hal kecil yang membuat anak Anda jadi kurang mandiri. Jika dia sudah bisa mengembalikan piring yang dia gunakan untuk makan ke tempat cucian, biar dia melakukannya. “Lho.. kalau begitu apa gunanya pembantu yang saya bayar”. Justru itulah masalahnya Anda tidak memberikan kesempatan anak Anda untuk mengembangkan dirinya. Semua itu perlu latihan. Anda tidak bisa membuat seorang anak mandiri tanpa sebuah proses. Sama seperti ketika dulu kita di besarkan oleh kondisi susah payah oleh orang tua kita. Saat itu orang tua kita mungkin tidak sengaja melakukan hal tersebut pada kita. Bahkan mungkin mereka merasa bersalah karena tidak bisa melayani kita sebaik mungkin. Tetapi justru itulah yang baik ternyata bagi kita, bagi perkembangan kita. Kita akhirnya menjadi seorang yang mandiri. Dan kemudian ketika kita sekarang sudah menjadi orang yang berhasil kita tidak melakukan itu pada anak, dengan alasan kasian.
Para pembaca yang budiman, inilah permasalahannya kita harus melatih anak kita untuk memiliki karakter mandiri. Kita harus memberikan kesempatan pada mereka seluas-luasnya untuk mengembangkan diri dengan mengerjakan banyak hal kecil-kecil yang sangat-sangat berguna bagi perkembangan karakternya. Ketika seorang anak  mengembalikan piring makannya di tempatnya, mengangkat tasnya sendiri, mengembalikan sepatunya pada saat dia telah selesai pakai, atau melakukan kegiatan kecil-kecil maka si anak akan merasakan sebuah harga diri yang positif. Dia akan merasa bahwa dirinya sejajar dengan orang dewasa yang melakukan hal-hal tersebut. Ini akan membuat percaya dirinya melambung tinggi. Oleh karena itu berikanlah kesempatan ini pada anak-anak anda. Anda tidak akan pernah kecewa melihat mereka bertumbuh dan berkembang dengan semangat kemandirian ketika mereka  mulai menginjak masa-masa remaja.
Jadi pastikanlah Anda memberikan suatu kesempatan pada anak Anda untuk melakukan apa-apa yang dia telah mampu lakukan. Itulah kunci untuk membantu seorang anak memiliki karakter mandiri, percaya diri dan mampu mengerjakan segala sesuatu dengan tanggung jawab penuh. Timothy Wibowo
sumber:pendidikan karakter.com

MERAYAKAN PERBEDAAN

Baca: Kisah Para Rasul 10:34-43 

Sesungguhnya aku telah mengerti bahwa Allah tidak membedakan orang (Kisah Para Rasul 10:34)


Bacaan Alkitab Setahun:
Zakharia 1-3


Perbedaan antara Petrus dan Kornelius bak minyak dengan air. Yang satu orang Yahudi, yang satu orang Romawi (secara sosial-politis, posisi mereka berseberangan bahkan bermusuhan). Yang satu orang awam, yang satu centurion (tentara). Dari sisi perhitungan kekuatan: satu lemah, satu kuat karena bersenjata. 

Namun, ada satu hal yang menyatukan mereka: keduanya mendapat inspirasi dari Roh Kudus. Petrus mendapat penglihatan “aneh” untuk ukuran ke-Yahudi-annya. Sementara Kornelius mendapat pesan untuk mengundang Petrus ke rumahnya, kira-kira tiga jam berselang setelah Petrus mendapatkan visinya yang pertama (ayat 9, 30). Mereka sangat berbeda, tetapi ada ”sesuatu” yang lebih besar dari mereka, yang mempertemukan mereka sehingga keduanya saling meneguhkan. Kisah Kornelius membuat Petrus mengerti maksud dari visi “aneh” yang ia lihat. Penjelasan teologis Petrus membuat Kornelius memahami karya Allah dalam hidup, kematian dan, kebangkitan Yesus. 

Roh Kudus bekerja melalui perbedaan untuk memperkaya wawasan rohani anak-anak Tuhan. Itu sebabnya Petrus berkata, “Sesungguhnya aku telah mengerti bahwa Allah tidak membedakan orang. Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya” (34-35). Barangkali kita tengah bekerja sama dengan orang atau pihak lain yang sama sekali berbeda jenis dan gaya pelayanan. Masing-masing unik. Tak perlu risau. Melalui karya Roh Kudus, Tuhan dapat mempertemukan pengalaman setiap orang yang berlainan untuk saling meneguhkan, juga saling memperkaya pengalaman rohani —DKL

ROH KUDUS SELALU MEMBANGUN JEMBATAN KASIH
DI TENGAH BANYAKNYA PERBEDAAN PRIBADI

Minggu, 09 Oktober 2011

Pantai-Pantai Perawan Asli Gunung Kidul

Kabupaten Gunung Kidul, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Ibukotanya adalah Wonosari. Kabupaten ini berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah di utara dan timur, Samudra Hindia di selatan, serta Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman di barat. Kabupaten Gunung Kidul terdiri atas 18 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah desa dan kelurahan. Pusat pemerintahan di Kecamatan Wonosari. Sebagian besar wilayah kabupaten ini berupa perbukitan dan pegunungan kapur, yakni bagian dari Pegunungan Sewu. Sebagian wilayah Gunung Kidul merupakan daerah tandus, dimana pada musim kemarau sering terjadi bencana kekeringan.Mungkin dari yang kita kenal Gunungkidul daerah tandus tapi dibalik itu semua Gunungkidul mempunyai potensi wisata yang menarik untuk dikunjungi, terutama wisata pantaiAnda tentunya sudah mengenal Yogyakarta, soal pantai pastilah anda tahu tentang Parangtritis dan Depok. Memang kedua pantai tersebut memiliki daya tarik tersendiri, apalagi parangtritis, memiliki cerita yang legendaris terkait dengan cerita Nyi roro kidul tentunya. Tapi pernahkah anda dengar wisata pantai di daerah Gunung Kidul?. Salah satu kabupaten di propinsi DIY ini sebenarnya memiliki potensi wisata pantai yang tak kalah menarik, disana berderet lokasi-lokasi pantai dengan panorama masing-masing yang berbeda satu sama lain, sehingga tidak melihat suasana pantai yang itu-itu aja.Sebut saja mulai dari pantai sundak, pantai krakal, pantai kukup dan pantai baron yang terkenal dengan pelelangan ikannya. Itu baru sebagian pantai yang sudah terkelola dengan baik, belum lagi pantai-pantai kecil yang masih belum banyak terjamah oleh wisatawan. Pantai krakal contohnya, memiliki bibir pantai yang cukup lebar dengan pasir berwarna putih dan ombak yang relatif tenang akan membuat anda merasa nyaman dan pemandangan yang masih alami akan membuat anda melupakan sejenak kesibukan kerja.Dari kota Yogyakarta memakan waktu +/- 2-2,5 jam untuk mencapai kawasan pantai tersebut. Namun jangan khawatir sepanjang perjalanan anda akan menikmati pemandangan alami berupa bukit kapur putih di saat musim kemarau dan bukit hijau saat musim penghujan. Untuk bisa menikmati wisata pantai yang nyaman dan tenang, pastikan anda memilih waktu kunjunagn di luar musim puncak liburan.

pantai krakal
 
 

pantai drini

 
 

pantai baronhttp://img46.imageshack.us/img46/1024/wbaron0.jpg

pantai ngobaranhttp://img535.imageshack.us/img535/4027/wngobaran1.jpg

pantai ngreneanhttp://img294.imageshack.us/img294/2523/wngrenean1.jpg

pantai wediombo


pantai sundak
 


pantai siung
 


pantai sepanjanghttp://img35.imageshack.us/img35/8018/wsepanjang1.jpg

pantai nguyahanhttp://img7.imageshack.us/img7/1985/wnguyahan1.jpg

pantai ngungap
 
http://img696.imageshack.us/img696/6227/wngungap1.jpg

berikut ini saya paparkan juga alat transportasi menuju lokasi
1. Jalur darat : Bis bisa digunakan untuk menuju ke objek wisata ini, bagi juragan yang berasal dari kota jogja bisa langsung menuju terminal giwangan(jogja) kemudian disambung lagi dengan bus jurusan Wonosari, setelah sampai di terminal wonosari juragan bisa naik lagi bus ke arah tanjung sari, tepus dan sekitarnya karena pantai2 tersebut berada di kecamatan tersebut. Selain bis juragan bisa menggunakan kereta api turun di stasiun tugu, kemudian dilanjutkan ke terminal giwangan, kemudian dilanjutkan ke rute yang sudah ane sebutin di atas

2. Jalur udara : Selain jalur darat di atas kita juga bisa menggunakan pesawat dengan tujuan Bandara Adi Sucipto, kemudian dari bandara agan bisa naik trans jogja ke jurusan terminal giwangan, kemudian dilanjutakn dengan rute seperti diatas

sumber: http://www.lihatberita.com/2010/05/pantai-pantai-perawan-asli-gunung-kidul.html

10 Pemberontakan Paling Dahsyat Oleh Rakyat Biasa

Sejarah dipenuhi dengan pemberontak, dan karena ada begitu banyak contoh, saya telah memilih secara khusus pemberontak dengan kedudukan sosial yang rendah.
Orang dengan asal-usul sosial yang rendah memiliki lebih banyak alasan untuk menjadi pemberontak daripada anggota-anggota kelas atas, tetapi pemberontak yang berasal dari kelas atas memiliki kesempatan lebih baik untuk sukses dan terus menjadi pemimpin.
Itu sebabnya banyak pemberontak-pemberontak terkenal yang tidak dimasukkan dalam daftar ini, termasuk William I, Prince of Orange, Simon Bolivar, Rani Lakshmibai atau José Gabriel Condorcanqui.

Selain masalah kedudukan sosial, saya juga memilih untuk fokus pada pemberontak dengan latar belakang militer. Itulah mengapa tidak ada pemimpin politik dari Revolusi Perancis atau Rusia masuk daftar ini.

10. Giuseppe Garibaldi
1807 - 1882
Giuseppe Garibaldi lahir dari keluarga pedagang dan pada awalnya menjadi kapten kapal. Pada 1834, ia berpartisipasi dalam pemberontakan gagal yang terinspirasi oleh Giuseppe Mazzini dan pergi ke pengasingan di Amerika Selatan. Ia berpartisipasi dalam beberapa pemberontakan di Brasilia sebelum menjadi komandan armada Uruguay dalam sebuah pembangkangan terhadap mantan presiden Uruguay. Pada tahun 1848, ia ikut serta dalam aksi militer selama revolusi di Italia dan, dengan satu detasemen laki-laki, ia membela Roma melawan pasukan Prancis. Setelah revolusi itu berakhir di tahun 1850, ia pergi ke Amerika Serikat dan negara-negara lain di Amerika dan Pasifik. Ketika kakaknya meninggal, pada tahun 1859, ia kembali ke Italia. Pada 11 Mei 1860, ia dan 1.000 relawan mendarat di Sisilia. Setelah beberapa pertempuran, mereka berhasil menaklukkan pulau tersebut dengan bantuan Angkatan Laut Inggris. Di daratan Italia pasukannya tumbuh menjadi 25.000 orang. Ia ditangkap dalam pertempuran, dipenjara dan dibebaskan. Selanjutnya, ia berpartisipasi dalam beberapa kampanye militer, terpilih menjadi anggota parlemen, menganjurkan emansipasi wanita dan mati sebagai orang yang sangat terhormat.
Pada 1861, Garibaldi menawarkan jasanya kepada Presiden Lincoln selama Perang Saudara, dengan kondisi bahwa deklarasi penghapusan perbudakan dibuat, tapi Lincoln menolak.

9. Walter (Wat) Tyler
1341 - 1381

Wat Tyler adalah tiler dari Kent atau Essex County. Alasan pemberontakannya adalah untuk menolak pajak perseorangan. Raja Richard II pada saat itu masih berusia 14 tahun. Protes pertama terjadi pada 30 Mei 1351, lalu pada bulan Juni 1351, tentara pemberontak yang dipimpin Wat Tyler berbaris menuju London. Pada tanggal 14 Juni 1381, saat terjadi negosiasi dengan Richard II, para pemberontak menyerbu menara dan membunuh Lord Chancellor and Archbishop of Canterbury, Simon of Sudbury, and Lord Treasurer Robert de Hales.. Pada tanggal 15 Juni 1381, sebelum negosiasi baru dimulai, Wat Tyler dibunuh oleh Lord Major of London, William Walworth. Richard II berjanji untuk memenuhi tuntutan pemberontak, namun kata-katanya bohong belaka. Satu-satunya konsesi adalah istilah “pajak perseorangan” tidak lagi digunakan.

8. Jakob Rohrbach
1490 - 1525
Jakob Rohrbach adalah seorang pemimpin perang bagi kalangan petani. Ia dilahirkan di desa Bockingen, dekat Heilbronn di Jerman. Ia seorang hamba yang berada di bawah kekuasaan feodalisme, tetapi ia mendapatkan penghormatan dan mencapai kemakmuran, meskipun fakta menunjukkan bahwa ia berkonflik dengan tuannya. Ketika Perang Petani 1525 pecah, ia menjadi komandan dari salah satu detasemen. Detasemennya mencakup lebih dari 8000 orang. Ia ditangkap selama pertempuran dan dibakar hidup-hidup.

7. Yemelyan Pugachev
1742 - 1775
Yemelyan Pugachev, seorang Cossack sungai Don, berasal dari desa yang sama dengan Stepan Razin (bawah). Pada usia 20 tahun, ia meninggalkan rumah dan pergi ke Sungai Ural. Pemberontakannya dimulai pada tahun 1773, ketika ia mengaku sebagai Peter III, pembunuh suami Catherine II. Pemberontakannya meliputi wilayah seluas Prancis dengan jumlah tentara yang mencapai sekitar 100.000 orang. Pugachev akhirnya ditangkap oleh Cossacknya sendiri, diangkut ke Moskow dan dieksekusi di di depan publik. Para pengikutnya pun dieksekusi hingga menyisakan sekitar sepertiga dari jumlah penduduk.

6. Guillaume Cale
1320 - 1358

Guillaume Cale adalah seorang petani yang dari Mello, utara kota Paris. Ia memulai pemberontakan pada musim semi 1358, ketika 5.000 orang yang dipimpinnya mengambil alih wilayah Beauvais dan menewaskan ratusan bangsawan. Lalu, Cale dan tentaranya mendiami perbukitan yang berada di dekat Mello untuk menunggu kedatangan pasukan raja, yang dipimpin oleh Charles II, Raja Navarre. Pada 10 Juni 1358, Charles II menawari Cale kesempatan untuk mendiskusikan perjanjian. Cale menerima tawaran. Ia meninggalkan barisannya setelah mempersiapkan pertahanan yang efisien dan memasuki pasukan raja. Akan tetapi, Cale diseret dan dibawa ke Clermont, tempat di mana ia disiksa secara brutal. Akhirnya, kepalanya dipenggal di alun-alun kota bersama sisa-sisa pasukannya. Beberapa pendapat mengatakan bahwa ia disiksa sampai mati dengan cara dipasangi mahkota merah-panas.

5. Stepan Razin
1630 - 1671

Stepan Razin adalah seorang pemimpin Cossack yang memimpin pemberontakan besar-besaran terhadap para bangsawan dan birokrasi Tsar di Rusia Selatan. Cossack adalah pemilik tanah yang terikat dengan militer dan sering bertentangan dengan kekuasaan negara pusat. Pada 1670, Razin yang berpura-pura melaporkan diri di markas besar Cossack di Don, secara terbuka memberontak terhadap pemerintah, menangkap Cherkassk, dan Tsaritsyn. Setelah menangkap Tsaritsyn, Razin berlayar ke Volga bersama pasukannya yang berjumlah hampir 7000 orang. Orang-orang pergi ke arah Cherny Yar, sebuah kubu pemerintah di antara Tsaritsyn dan Astrakhan. Razin dan anak buahnya kemudian cepat mengambil-alih Cherny Yar ketika Cherny Yar bangkit melawan pejabat-pejabat mereka dan bergabung dengan Cossack pada bulan Juni 1670. Setelah membantai semua penentangnya (termasuk dua Pangeran Prozorovsky) dan menyebabkan terjadinya penjarahan, Razin mengubah Astrakhan menjadi republik Cossack. Pada 1671, ia dan saudaranya Frol Razin, ditangkap di Kaganlyk, benteng terakhirnya. Ia kemudian dibawa ke Moskow di mana ia mengalami penyiksaan,

4. Pancho Villa
1878 - 1923
Nama aslinya Doroteo Arango, tapi lebih dikenal sebagai Pancho Villa. Ia lahir sebagai anak tertua dalam keluarga petani miskin. Ketika berusia 16 tahun, ia menembak Lopez Negre, salah satu pemilik atau administrator Hacienda karena Lopez mencoba memperkosa adik Doroteo. Doroteo melarikan diri dan menjadi anggota kelompok bandit. Saat revolusi Meksiko dimulai pada 1910, ia mengomandani kavaleri besar. Ia bekerjasama dengan Jenderal Huerta, tapi keduanya kemudian terlibat konflik. Ia dijatuhi hukuman mati, tetapi Presiden Madero merubahnya menjadi hukuman penjara. Villa melarikan diri. Setelah Huerta dikalahkan, Villa menjadi gubernur salah satu negara bagian Meksiko. Kemudian ia masuk ke sebuah konflik dengan AS, menyerang beberapa daerah di New Mexico dan Texas. Ia dibunuh saat mengunjungi sebuah bank di kota Parral untuk mengambil emas guna membayar stafnya. Tidak ada bukti siapa bertanggung jawab atas pembunuhan itu.

3. Zhu Yuanzhang
1328 -1398
Mungkin inilah pemberontak paling sukses dalam daftar tentara Cina, Zhu Yuanzhang lahir di sebuah desa miskin sebagai anak tertua dari tujuh bersaudara. Keluarganya meninggal dalam banjir ketika ia berusia 16 tahun. Untuk beberapa waktu ia hidup sebagai seorang pengemis pengembara dan secara pribadi mengalami banyak kesulitan hidup. Antara usia 20 dan 24 ia tinggal di sebuah biara di mana ia belajar membaca dan menulis. Tapi biara tempat tinggalnya hancur pada 1352 ketika pasukan lokal memberontak melawan Dinasti Yuan. Ia bergabung dengan pasukan pemberontak dan mengomando 1357 tentara. Ia dan tentaranya berhasil menaklukkan Nanjing. Puncaknya, ia menjadi kaisar dengan nama Hongwu (meskipun ia lebih dikenal dengan nama Taizu). Ia mendirikan Dinasti Ming yang dianggap sebagai salah satu pinakel budaya Cina.

2. William Wallace
1273 - 1305
William Wallace adalah seorang bangsawan kecil. Ia terlibat konflik dengan Inggris karena alasan pribadi: ia menjadi seorang pemberontak. Posisi Wallace tidak sesuai dengan kaum bangsawan tinggi Skotlandia yang dikenal Edward I, Raja Inggris, sebagai penengah dalam sengketa suksesi.
Sendirian, Wallace kemudian membunuh William de Heselrig, sheriff Lanark dan melancarkan pemberontakan terbuka pada 1297. Pasukan di bawah komandonya memenangkan dua pertempuran besar, meski mereka kalah jumlah. Tapi, akibat pengkhianatan, ia ditangkap, diangkut ke London, digantung, ditarik dan dipotong-potong.

1. Spartacus
109 SM - 71 SM
Spartacus (109 SM - 71 SM) adalah pemimpin budak paling terkemuka dalam Perang Budak Ketiga [pemberontakan budak besar-besaran terhadap Republik Romawi]. Spartacus dilatih di sekolah gladiator (Ludus) milik Lentulus Batiatus yang berlokasi di dekat Capua. Pada 73 SM, Spartacus merupakan salah satu di antara sekelompok gladiator yang berencana untuk melarikan diri. Meski ada yang membocorkan rencana itu, sekitar 70 orang berhasil menyita perkakas dapur, berjuang untuk membebaskan diri dari sekolah serta menyita beberapa gerobak senjata gladiator dan baju besi. Budak-budak yang lolos pun berhasil mengalahkan kekuatan kecil yang dikirim untuk menumpas mereka, menjarah kawasan Capua. Budak-budak lain kemudian direkrut ke dalam barisan mereka dan akhirnya mereka mengundurkan diri ke posisi yang lebih aman di Gunung Vesuvius. Begitu bebas, para gladiator memilih Spartacus dan dua budak Gaul―Crixus dan Oenomaus―sebagai pemimpin. Kelompok tersebut kemudian melawan ekspedisi. Setelah dua tahun bertempur dalam Perang Budak Ketiga, Spartacus menarik mundur pasukannya dengan sebagian besar dari mereka terbunuh di medan perang. Nasib akhir Spartacus sendiri tidak diketahui. Tubuhnya tidak pernah ditemukan, tetapi ia dicatat oleh para sejarawan telah tewas dalam pertempuran bersama anak buahnya.
 Narayana 734sumber:kotak hitam dunia

ANAK ANGKAT



Baca: Galatia 3:26-4:7

Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah melalui iman di dalam Yesus Kristus (Galatia 3:26)


Bacaan Alkitab Setahun:
Hagai 1-2


Seorang ibu muda yang baru saja melahirkan berkunjung ke rumah orangtuanya. Dengan bangga ia menunjukkan bayinya kepada ibunya seraya berkata: ”Ibu, bayiku sehat dan lucu. Namun ada yang agak aneh. Rambutnya hitam sekali, padahal aku dan suamiku berambut kemerahan.” Ibunya menjawab: ”Kamu tak perlu heran, kan rambut ayahmu juga hitam.” Dengan cepat anak perempuannya menjawab: ”Tapi Bu, itu tidak ada pengaruhnya. Bukankah aku adalah anak angkat?” Ibunya terhenyak lalu sambil tersenyum menjawab, ”Ah, aku selalu lupa akan hal itu.”

Dalam kekristenan, kata “anak Allah” kerap kali dipakai dengan penuh kebanggaan. Akan tetapi, lambat laun pemahaman akan asal mula status tersebut kerap terlupakan. Kita lupa bahwa status anak Allah yang kita terima melalui iman tersebut adalah sebuah anugerah yang bermula dari penebusan Kristus (4:5). Dengan demikian, kita menjadi milik-Nya, didiami oleh Roh Allah, dan menjadi ahli waris-Nya. Ini semua membuktikan bahwa Dia mengasihi kita dengan sempurna kendati kita semula adalah “anak angkat”. 

Dari pihak kita, adalah baik dan wajar untuk senantiasa mengingat asal muasal status kita. Menyadari bahwa status anak yang kita peroleh adalah karena kemurahan semata, itu akan menolong tata nilai dan perilaku kita. Kita akan senantiasa diingatkan untuk “tahu diri”, bersyukur, dan berupaya untuk hidup sepadan dengan kemurahan Allah tersebut. Apakah kita sedang terus memperjuangkan hidup yang menunjukkan ucapan syukur atas anugerah tersebut? Ataukah selama ini perilaku kita justru mencerminkan hidup yang tak tahu berterima kasih? —PBS
ANUGERAH YANG TAK TERUKUR
MEMBAWA KITA PADA HIDUP YANG PENUH UCAPAN SYUKUR