Rabu, 22 Agustus 2012

Langkah Mudah Memulai Diet Bagi Pemula

imgManajemen makan atau pola diet yang tepat merupakan salah satu faktor penting agar berhasil menurunkan berat badan. Tidak sedikit para pemula yang dibingungkan oleh daftar apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama diet. Namun, sesungguhnya ada konsep dasar yang dapat diikuti.
 
Tidak selamanya diet itu tak menyenangkan, berikut langkah-langkah mudah yang dilansir dari All Womens Talk bagi Anda para pemula yang baru mulai diet.

1. Hitung Kalori
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mencari tahu berapa jumlah kalori dari setiap makanan yang dikonsumsi. Jika ingin menurunkan berat badan, berarti jumlah kalori yang Anda bakar harus lebih banyak dari yang dikonsumsi. Normalnya, pria dan wanita memerlukan 1.800 sampai 2.000 kalori setiap hari. Jika ingin menurunkan berat badan, asupan harus dikurangi menjadi 1.500 kalori sehari.

2. Jangan Lewatkan Jam Makan
Selanjutnya adalah rencanakan jam makan dengan benar. Makan yang dimaksud adalah sarapan, makan siang dan makan malam. Sangat penting bagi Anda agar tidak melewatkan salah atu dari ketiganya.

3. Konsumsi Snack Sehat
Dengan mengonsumsi kudapan akan memastikan Anda tidak merasa lapar sepanjang hari, sehingga tidak membuat makan berlebihan. Buah-buahan dan sayuran yang kayak akan serat, nutrisi, antioksidan dan energi sangat baik untuk Anda tambahkan ke dalam daftar makanan. Makanlah kudapan antara beberapa jam sebelum dan setelah makan siang.

4. Perbanyak Minum Air Putih
Terkadang rasa lapar yang Anda rasakan disebabkan karena kurang cairan. Perbanyaklah minum air putih minimal 6-8 gelas/hari. Pastikan minum setengah jam sebelum makan agar Anda merasa lebih kenyang, sehingga bisa mengontrol makan. Tidak hanya air putih saja, Anda bisa sesekali selingi dengan minuman rendah kalori yang mengandung nutrisi seperti jus buah segar atau es teh yang tidak mengandung tambahan gula atau sirup jagung berfruktosa tinggi.

MENYANGKAL DIRI


Baca: Lukas 9:22-27


Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. (Lukas 9:23)

Bacaan Alkitab Setahun:

Yeremia 49-50

Menyangkal diri biasanya sering diartikan dengan meninggalkan sesuatu yang baik dan diinginkan seperti keberhasilan karir dan kenyamanan materi, demi mengikut Kristus. Namun, banyak yang enggan meninggalkan karakter yang buruk demi mengikut Kristus. Mungkin kita pernah mendengar orang yang berkata: “Aku memang pemarah. Itu sudah turunan, tidak bisa diubah.” Atau, “Aku begini ya karena keluargaku berantakan.” Keluarga, masa lalu, dan situasi bisa jadi kambing hitam ketidakmauan orang untuk berubah.


Yesus sangat jelas dengan tanggung jawab personal dalam mengikut Dia. “Setiap orang” punya tanggung jawab untuk menyangkal diri, memikul salib, dan mengikut Yesus. Apa pun latar belakang dan situasi orang itu. Ketika kita menyangkal tanggung jawab atas kebiasaan buruk kita, bukankah itu sama saja dengan berkata: “Tuhan, kalau aku disuruh berubah, aku tidak bisa ikut Engkau. Tuhan kan tahu situasiku.” Kita sama saja dengan orang yang berusaha “menyelamatkan diri sendiri” dan menyalahkan semua yang lain, termasuk Tuhan. Kita mau ikut Dia dengan catatan kita bebas menentukan bagaimana caranya. Bukankah itu menunjukkan bahwa kita sebenarnya sedang menolak mengikut Dia?

Yesus menghendaki kita mengikuti Dia, meneladani hidup-Nya yang memuliakan Allah. Adakah kebiasaan buruk yang harus kita tinggalkan demi hal itu? Mari mengakui kebiasaan buruk itu sebagai kesalahan kita pribadi, bukan orang lain, masa lalu, atau situasi di sekitar kita. Meninggalkannya mungkin butuh perjuangan. Namun, itulah kehendak Yesus bagi kita. Dia yang memanggil akan memampukan kita untuk melakukannya!—LIT 
MENYANGKAL DIRI TERMASUK MENINGGALKAN SIFAT BURUK
YANG SELAMA INI NYAMAN KITA LAKUKAN.

Selasa, 21 Agustus 2012

Agar Suami Mau Bantu Bersihkan Rumah Saat Pembantu Mudik

imgMenjelang lebaran kesibukan mulai terasa ketika harus membersihkan rumah saat menyambut tamu-tamu yang datang. Namun pembantu rumah tangga pulang kampung, dan Anda harus mengerjakan semuanya sendirian.
 
Untuk situasi seperti ini, coba kerahkan tenaga orang-orang tersayang seperti suami untuk membantu. Ingin tahu caranya agar suami mau melakukan pekerjaan rumah tangga harian? Ini dia tipsnya.

1. Buat Daftar Pekerjaan
Untuk memulainya, buatlah sebuah daftar yang berisi tugas harian dan siapa yang bertanggung jawab mengerjakannya. Dari mencuci baju hingga membuang sampah, daftar ini akan membuat suami sadar mengenai banyak tugas yang perlu diselesaikan secara bersama.

2. Bagi Pekerjaan Sesuai Tingkat Kesulitan
Setelah membuat daftar pekerjaan rumah tangga, mulailah membagi-baginya menjadi tingkat mudah, sedang, atau sulit dilakukan. Anda bisa membaginya berdasarkan berapa lama waktu dan tenaga yang dibutuhkan dan seberapa sering tugas dilakukan.

Misalnya saja Anda bisa menempatkan 'membersihkan lantai' adalah tugas yang tergolong sulit, karena termasuk menyapu, mengepel dan tergantung dari luas rumah. Tulis juga pekerjaan diluar rumah seperti belanja bulanan, mengantar anak ke tempat les, membersihkan taman dan lain-lain.

3. Minta Bantuan
Kadang pria tidak sadar bantuannya sangat diperlukan sebelum Anda sendiri yang bicara dengannya. Ketika sedang waktu santai, mulailah dengan pembicaraan yang ringan terlebih dulu sebelum masuk pada topik pekerjaan rumah tangga, agar suami tidak merasa didesak atau dipaksa.

4. Ungkapkan Bahwa Anda Menghargai Semua Bantuannya
Ketika berbicara dengan suami soal saling membantu ini, ungkapkan bahwa kontribusinya akan memberi perubahan besar bagi pekerjaan rumah tangga. Katakan pula, Anda tidak mampu mengerjakan semuanya sendiri dan lebih baik bekerja sebagai satu tim agar lebih cepat selesai. 

Tunjukkan juga daftar pekerjaan yang telah dibuat dan tanyakan pendapatnya. Jangan memaksanya dengan berkata tidak adil jika Anda harus melakukan hampir semua tugas sendirian, mengeluh hanya akan membuat pasangan merasa terpaksa saat membantu Anda.

5. Pendekatan Sebagai Satu Tim Untuk Bekerja
Cari waktu dimana Anda dan suami dapat bekerja sebagai satu tim dan menyelesaikan pekerjaan dalam daftar seharian. Setelah itu, bersantailah dengan menonton film bersama atau pergi makan malam diluar. Akhir pekan sepertinya waktu yang tepat untuk memulai pendekatan sebagai tim ini.

6. Lebih Fleksibel dan Sabar
Bukan hal yang mudah untuk mengubah kebiasaan lama dengan kegiatan bekerja seperti ini. Jika suami tidak melakukan pekerjaan sebaik yang Anda harapkan, jangan menginterupsi dan langsung mengajarinya. Lebih baik biarkan ia melakukan sebisanya, kemudian Anda bisa mengevaluasinya saat waktu santai. Jika ingin suami terus menolong, Anda harus menerima cara yang dia lakukan dalam menyelesaikan tugas-tugasnya.

7. Biasakan Berterima Kasih
Setiap suami selesai melakukan suatu hal, biasakan untuk memberi apresiasi agar dia merasa dihargai. Semakin Anda menunjukkan rasa terima kasih kepada pasangan, hal ini akan menjadi kebiasaan yang baik. Anda bisa tunjukkan rasa terima kasih dengan memasak makanan spesial favoritnya, atau berikan ciuman hangat setelah dia selesai melakukan tugasnya.

MENJADI ORANG KECIL


Baca: Lukas 10:21-24


... bergembiralah Yesus ... dan berkata, “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, ... karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. (Lukas 10:21)

Bacaan Alkitab Setahun:

Yeremia 46-48

 “Kita bisa belajar banyak dari orang-orang kecil,” mungkin Anda pernah mendengar kalimat bijak semacam ini. Orang kecil di sini jelas bukan berarti orang yang memiliki tubuh kecil. Maksudnya adalah orang yang sederhana, jauh dari gelimang harta, mungkin hanya pegawai rendahan yang tidak dianggap siapa-siapa. Melihat kondisi mereka, orang-orang yang memiliki taraf hidup lebih baik diingatkan untuk belajar bersyukur dan lebih menghargai apa yang mereka miliki.


Yesus juga bersukacita karena pernyataan Bapa kepada orang kecil (ayat 21). Apakah yang dimaksudkan sama dengan “orang kecil” yang biasa kita pahami? Ternyata tidak. Dalam bahasa aslinya, Yesus menggunakan kata yang berarti “anak kecil”. Melihat konteks Lukas 10, Yesus mengatakan hal ini pada waktu tujuh puluh murid-Nya kembali dari pelayanan dan berkisah bahwa mereka mengalami pernyataan kuasa Tuhan secara luar biasa (ayat 17-20). Yesus bersukacita karena pernyataan Bapa kepada mereka. Jelas mereka bukan anak kecil. Ini adalah kiasan untuk menunjukkan kerendahan hati anak kecil: bergantung penuh dan menyambut pertolongan yang dibutuhkan (bandingkan Matius 18:3; 19:14). Dengan demikian orang bijak dan orang pandai yang dikontraskan di sini dapat diartikan sebagai mereka yang sombong, mengandalkan diri sendiri, tidak butuh pertolongan Tuhan.

Bagaimana Tuhan akan menyatakan diri jika kita merasa “sudah tahu”, “sudah bisa”, dan tak mau dengan rendah hati membuka diri untuk diajar? Jika ini mewakili sikap Anda, ingatlah selalu, Tuhan bersuka cita menyatakan diri kepada orang-orang kecil.—LIT 
ALLAH MENENTANG ORANG YANG CONGKAK, TETAPI MEMBERI ANUGERAH
KEPADA ORANG YANG RENDAH HATI—1 PETRUS 5:5

Senin, 20 Agustus 2012

7 Hal yang Menyebabkan Rambut Cepat Rusak

imgJika Anda bermasalah dengan rambut, entah bercabang, ketombe, atau rontok, pasti disebabkan oleh suatu hal. Mungkin Anda heran apa yang menyebabkan rambut menjadi rusak padahal sudah melakukan perawatan rambut. Untuk itu, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu penyebabnya agar bisa mengambil solusi yang tepat.
 
"Rambut mempunyai tiga bagian, yaitu serat, kulit luar, serta kulit ari atau kulit paling luar untuk melindungi rambut Anda. Setiap bulan, rambut tumbuh seperempat inci dan terus berkembang sampai enam tahun. Kemudian mengalami siklus alami rambut sehingga menyebabkan rambut rontok dan tumbuh menjadi rambut baru," tutur Paradi Mirmirani, M.D., selaku staf dermatologis di Permanente Medical Group di Vallejo, California.

Kesehatan 'mahkota' Anda juga tergantung bagaimana melakukan perawatan, termasuk styling atau cara penataan. "Jika kultikula rambut Anda rusak akibat overstyling, lalu bagian dalam yang terkena bisa menyebabkan kekeringan, tidak berkilau, serta kaku," urai Mirmirani, yang dikutip dari WebMD.

Untuk itu, ada baiknya menyimak tujuh penyebab kerusakan rambut supaya bisa menghindari hal-hal yang bisa merusak mahkota Anda itu.

1. Bleaching
"Bleaching mengandung bahan kimia yang bisa menghilangkan pigmen alami rambut Anda. Selain itu, memakai obat bleaching dapat mengubah struktur rambut dan lebih rentan terhadap kerusakan," ujar Mirmirani. Pemutihan rambut atau bleaching bisa menyebabkan rambut kusam dan berakhir pada kerusakan yang berkelanjutan. Makanya, pertimbangkan kembali ketika ingin mewarnai rambut dengan menggunakan bleaching.

2. Mengeriting Rambut
Mirmirani menjelaskan bahwa keriting rambut merupakan salah satu pemicu rambut rusak. Mengeriting dapat membuat rambut menjadi kusam, rapuh, serta kering. Oleh sebab itu, hindari pengeritingan agar kesehatan 'mahkota' Anda tetap terjaga.

3. Highlights dan Pewarnaan
Banyak wanita yang ingin tampil modis dengan rambut highlight mereka. Walaupun highlight hanya pewarnaan sementara, tapi mempunyai risiko yang bisa mengubah struktur rambut. Pewarnaan seperti ini dapat mengakibatkan penampilan Anda menjadi lesu serta tidak terurus, apalagi jika Anda sering mewarnai rambut untuk menyembunyikan rambut yang rusak atau uban.

4. Catok dan Blow
"Panas bisa menyebabkan kerusakan sementara karena hidrogen yang melindungi rambut mengalami perubahan," ungkap Mirmirani. Namun seiring berjalannya waktu, kerusakan sementara akan menjadi permanen jika Anda selalu mem-blow atau mencatok rambut sebelum beraktivitas.

5. Sering Mengikat dan Mengepang Rambut
Mirmirani mengatakan kalau Anda sering mengikat serta mengepangnya dapat merusak ketahanan rambut, terutama bila Anda menerapkannya setiap hari. Belum lagi jika Anda mengikat atau mengepang rambut dalam keadaan basah, hal itu bisa menyebabkan kerusakan dengan cepat karena rambut basah lebih mudah rapuh.

6. Menggosoknya Secara Berlebihan
Jangan menggosoknya secara berlebihan kalau Anda tidak mau rambut menjadi patah dan rontok. Selain itu, mencuci rambut dengan teknik yang keras dan kasar dapat membuat rambut kusut dan tidak beraturan.

7. Extension
Banyak wanita yang melakukan extension atau menyambung rambut mereka agar menjadi panjang. Hampir sama dengan mengikat dan mengepang, rambut yang diekstensi akan mudah rapuh. Bahkan, rambut bisa mengalami permasalahan serius jika menggunakan metode extension dalam waktu yang lama.

Cara Mengatasinya

Untuk mengatasi rambut rusak, Mirmirani menyarankan agar Anda memotong ujung rambut yang bercabang dan mulai mengurangi styling hingga rambut kembali normal.

"Pertimbangkan kembali produk yang ingin digunakan sebelum styling, lebih baik panaskan produk tersebut bukan rambut Anda," ujar Larry Baron, pendiri dan head stylist Spa Christine di Boston. Baron juga mengatakan kalau Anda harus segera memotong rambut yang rusak supaya tumbuh dengan sehat.
(fer/fer)

SYAFAAT ABRAHAM


Baca: Kejadian 17:15-22


Tetapi Aku mengabulkan juga permohonanmu mengenai Ismael. Karena itu dia akan Kuberkati dan Kuberi keturunan yang banyak. Ia akan menjadi leluhur dua belas kepala suku, dan keturunannya akan Kujadikan suatu bangsa yang besar. (Kejadian 17:20 BIS)

Bacaan Alkitab Setahun:
Yeremia 41-45

Teka-teki buat Anda: Berapakah anak Abraham? Satu? Dua? Jawabannya: delapan! Ya, anak Abraham secara jasmani ada delapan (1 Tawarikh 1:28- 32). Namun, hanya dua yang disebut langsung sebagai keturunan Abraham, yaitu Ishak dan Ismael. Sisanya disebut sebagai keturunan Ketura, gundik Abraham. Menarik, ya? Kepada dua anak ini Allah menjanjikan berkat yang tidak diberikan kepada saudara-saudara mereka yang lain.

Allah berjanji melalui keturunan Abraham, semua bangsa di bumi akan diberkati (12:3, 26:4). Dalam terang Perjanjian Baru, ini adalah janji tentang Mesias yang akan datang! Rencana Allah sangat jelas untuk menggenapinya melalui keturunan Ishak, anaknya dari Sara. Dua kali Allah menekankan hal ini (ayat 19 dan 21) menunjukkan bahwa rencana-Nya tak dapat diganggu-gugat! Sunat yang diterima Ismael bersama semua hamba laki-laki di rumah Abraham hari itu menunjukkan bahwa mereka juga menaruh pengharapan pada janji Allah. Kelak, mereka pun akan menjadi penerima berkat dari Sang Juru Selamat yang akan datang!

Allah juga secara khusus memberkati Ismael. Keturunannya akan sangat banyak (ayat 20). Kaum muslim berpendapat mereka adalah keturunan Ismael melalui Qaydar (Kedar) dan Nabit (Nebayot). Dan benar bahwa hari ini jumlah mereka sangat banyak! Janji Allah sedang digenapi! Bagaimana awalnya hingga Ismael diberkati? Abraham telah bersyafaat bagi anak ini (ayat 18). Ia mengasihinya dan tak ingin Ismael kehilangan berkat Allah. Adakah hari ini kita juga mengasihi dan mau bersyafaat bagi keturunan Ismael, agar berkat dari Sang Juru Selamat dapat sampai kepada mereka? —JOE 
JANJI ALLAH SELALU DITEPATI.
KITA AKAN MELIHAT KAUM ISMAEL DIBERKATI.

Minggu, 19 Agustus 2012

ANAK ISTIMEWA


Baca: Kejadian 16:1-16


Selanjutnya kata Malaikat Tuhan itu kepadanya: “Engkau mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan akan menamainya Ismael, sebab Tuhan telah mendengar tentang penindasan atasmu itu. (Kejadian 16:11)



Bacaan Alkitab Setahun:
Habakuk

Tahukah Anda bahwa di dalam Alkitab ada tujuh orang yang sebelum kelahirannya secara khusus diberi nama oleh Allah sendiri atau melalui perantaraan seorang malaikat atau melalui seorang nabi? Mereka adalah Ishak (Kejadian 17:19), Yosia (1 Raja-raja 13:2), Salomo (1 Tawarikh 22:9- 10), Imanuel (Yesaya 7:14-16), Yohanes Pembaptis (Lukas 1:13-17), Yesus (Matius 1:20-21; Lukas 1:30-33), dan satu lagi yang kita baca hari ini: Ismael (Kejadian 16:11).


Kisah tentang Ismael kalah pamor dengan kisah Ishak di kalangan orang kristiani. Padahal, selain diberi nama oleh Allah sendiri, berita kelahirannya juga disampaikan oleh seorang malaikat, seperti halnya berita kelahiran Yesus. Allah juga berjanji bahwa Ismael akan menjadi bangsa yang besar seperti yang Dia janjikan pada Abraham (ayat 10), dan tidak lagi hidup dalam perhambaan (ayat 12). Lega dengan janji Allah yang indah bagi anaknya, Hagar pun bersedia kembali kepada nyonyanya sekalipun ia harus mengalami penindasan (ayat 9, 15). Tadinya ia sempat menjadi sombong (ayat 4), kemudian menjadi pelarian yang penuh ketakutan. Kini ia penuh kekaguman dan ketundukan akan Allah. Ia menyebut Allah sebagai El-Roi, artinya Allah yang telah melihat atau memedulikannya.

Jika Allah mengasihi Ismael dan keturunannya, menganggap mereka istimewa, tidakkah kita juga sepatutnya demikian? Pada Idul Fitri ini, mari kita mendoakan saudara-saudara kita, baik yang merupakan keturunan Ismael secara jasmani, maupun yang memandang Ismael sebagai bapa rohani, agar berkat-berkat Allah juga terus dialami oleh mereka.—JOE 
ISMAEL = ALLAH MENDENGAR