Jumat, 04 November 2011

4 Pelajar SMP Gelar Pesta Seks di Sekolah



 - Dunia pendidikan kembali tercoreng. Empat orang pelajar SMP di Gunungkidul, Yogyakarta, menggelar pesta miras dan seks, di sebuah sekolah. Yang menarik, miras tersebut diperoleh dari warung milik seorang anggota polisi.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat sepulang sekolah Jumat 28 Oktober kemarin, E (14), Tt (16), dan Yy (15), berkumpul di sebuah kuburan desa Baleharjo, Wonosari. Ketiganya lantas membeli miras jenis ciu yang dicampur dengan minuman bersoda.

"Awalnya kami nongkrong, lalu disuruh yahya membeli ciu aya beli di warungnya pak polisi namanya pak Azis," kata Tt, dihadapan petugas, Sabtu (29/10/2011).

Setelah itu, Yy menyuruh keduanya menjemput salah seorang teman wanitanya, Rus (15), untuk diajak bergabung dalam pesta miras itu. Rus pun datang dan karena takut ketahuan orang sekitar, keempat bocah itu pindah ke kuburan Cina yang letaknya jauh lebih sepi, di desa Jeruksari.

Saat mabuk berat, keempatnya kembali pindah di SMPN 2 Karangmojo ”Di sana kami meneruskan minum, dan menghabiskan dua botol, kemudian kami pindah ke sekolah, karena Rus diajak latihan Basket oleh Va temannya,” ujar dia.

Melihat salah satu ruang kelas tidak dikunci, keempatnya berinisiatif masuk. Sementara untuk mengelabuhi warga, mereka membiarkan Va bermain basket sendiri.

Tt menambahkan, saat keempatnya “berpesta” E berinisiatif merekam adekan tidak senonoh itu menggunakan telepon genggam.”Yy, dan Rus ‘main’, saya dan E hanya mengamati, dan kemudian diajak untuk ikut,” tuturnya.

Hal senada disampaikan E. Bocah yang masih duduk di kelas II SMP pun mengaku hanya melihat Yh melakukan adegan tersebut. Dia kemudian diminta untuk menyalakan video di HP yang dibawanya. ”Saya memang merekamnya,” ucapnya.

Namun saat asyik "bermain", keempatnya kepergok salah seorang penjaga sekolah lalu digiring ke Mapolres Gunungkidul. Rus yang syok langsung pingsan dan sempat dibawa ke RSUD Wonosari.

”Kita masih periksa pelaku, di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres,” terang Kapolres Gunungkidul Asep Nalaludin Menurut Asep, dalam kasus ini tetap akan diberlakukan UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan permpuan dan anak. ”Pelaku kan juga masih anak-anak,” katanya.

Disingguung soal penjual miras yang merupakan anggota polisi, Asep mengaku akan melakukan penyelidikan.”Saya malah baru tahu kalau ada anggota yang menjual, kita berjanji akan menyelidiki,”ujarnya.

Menurutnya, jika memang terbukti ada anggota polisi yang menjual miras, dirinya tidak segan untuk menjatuhkan hukuman berat. ”Saya pastikan akan menindak tegas jika ada anggota yang menjual miras,” tutupnya.
sumber:vivaforum

Pelapor Pencurian Pulsa Dianiaya


Pelaku mengancam agar Hendry tidak melanjutkan laporannya.

Aries Setiawan, Arry Anggadha
Bukti lapor penganiayaan yang dialami Hendry Kurniawan, korban pencurian pulsa (VIVAnews/ David Tobing-pengacara)

Pelapor pencurian pulsa, Hendry Kurniawan dua kali dianiaya orang tak dikenal. Pelaku mengancam, agar Hendry tidak melanjutkan laporannya.

Kejadian pertama, Selasa 1 November 2011 dini hari saat Hendry menunggu angkutan kota di Lebak Bulus. Tiba-tiba, dirinya dihampiri oleh pengendara sepeda motor.

"Dua orang turun mendatangi saya. Salah satunya bertanya, 'lo Hendry? Iya, lo siapa? Lalu dia berkata, jangan sok lo. Kaki saya ditendang," tutur Hendry dalam keterangannya kepadaVIVAnews.com, Jumat 4 November 2011.

Tak hanya itu, pelaku lalu mengangkat kerah baju Hendry, sambil berkata, "lu lapor, tujuan luapa?," ucap Hendry menirukan pelaku.

Setelah berkata demikian, pelaku lalu menampar muka Hendry. "Awas lu terusin laporan lu. Matilu. Pulang ke kampung lu," kata Hendry lagi menirukan pelaku.

Tidak hanya sampai di situ. Keesokan harinya, Hendry mendapat perlakuan serupa. Tapi kali ini, dia tidak mendapat penganiayaan fisik.

Sekitar pukul 9.00 WIB, sepulang dari perpustakaan Cinta Baca, Bogor, dia dipepet pengendara sepeda motor. "Lu tetep mau lanjut? Mau jadi pahlawan lu? Awas lu, mati," kata Hendry menirukan ucapan pelaku.

Setelah mendapat perlakuan itu, Hendry bersama kuasa hukumnya, David Tobing lalu melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polda Metro Jaya.
Laporan nomor: LP/5859/XI/2011/Dit. Reskrimum tertanggal 3 November 2011. Kini, laporan Hendry masuk dalam penyelidikan pihak kepolisian. (eh)
• VIVAnews

Jam Modern Tertua Ditemukan di Australia

Membagi waktu 24 jam, ada segel Raja Inggris Richard II.

 Bayu Galih
Kuadran Waktu, Jam Modern Tertua Asal Inggris (dailymail.co.uk)

 Sebuah instrumen penunjuk waktu ditemukan di antara tumpukan pipa, yang tersimpan di dalam suatu gudang di sebuah pertanian di Queensland, Australia. Bisa dikatakan ini merupakan jam pertama yang membagi satu hari menjadi 24 jam.

Selama 20 tahun, benda sejarah bernilai tinggi ini tergeletak begitu saja, tanpa ada yang menyadari. Pada tahun '70-an, sebenarnya pemiliknya, Christopher Becker, yang saat itu masih anak-anak, menemukan 'jam' itu dalam sebuah tas penyimpanan pipa. Becker kemudian mendesak ayahnya untuk membawa 'jam' itu ke sebuah museum di Queensland.

Saat itu, benda itu diidentifikasi sebagai astrolabe. Tapi, waktu itu museum belum mengetahui nilai historis yang dimiliki astrolabe tersebut.

Becker lalu menyimpan benda itu, hingga tahun lalu. Saat membaca sebuah artikel mengenai tiga benda kuadran waktu yang dimiliki Raja, Becker kembali teringat benda yang pernah ditemukannya 20 tahun lalu itu.

Ternyata benda itu adalah salah satu kuadran waktu yang memiliki segel pribadi Raja Richard II. Becker pun menghubungi British Museum. Oleh British Museum, benda itu diidentifikasi sebagai instrumen penunjuk waktu tertua kedua, yang pernah dimiliki Inggris. Adapun yang pertama merupakan Chaucer Astrolabe, yang tersimpan di British Museum.

Dengan sengkalan (angka yang menunjukkan tahun) berasal dari tahun 1396, kuadran waktu itu memiliki nilai tinggi saat akan dijual oleh rumah lelang Bonhams, bulan depan. Nilai kuadran waktu ini diperkirakan mencapai 150 hingga 200 Ribu Poundsterling, atau sekitar Rp 2,1 hingga 2,85 milyar.

"Saya percaya benda sepenting ini layak untuk mendapatkan perlakuan lebih baik, ketimbang hanya berada di meja saya, dan menjadi pengingat apa yang menjadi hasrat saya untuk mengkoleksi benda antik," ucap Becker.

Benda ini memang bernilai penting dalam pembabakan sejarah manusia mengenal waktu. Di benda ini, waktu dalam satu hari terbagi dalam 24 jam, yang memang mulai berkembang pada abad ke-14.

Salah satu contoh penggunaan waktu ini adalah saat Richard II melepaskan tahtanya pada 30 September 1399, yang digambarkan terjadi saat jam berdentang sembilan kali.

Dalam benda yang dimiliki Becker, terdapat gambar rusa jantan dengan lambang kerajaan di lehernya. Ini merupakan simbol yang diasosiasikan dengan Richard II.

Lalu bagaimana cara kuadran waktu ini bisa berpindah hingga jauh ke Australia? Ini dipercaya karena pewarisnya pada tahun 1800 meninggalkan Inggris Utara dan berimigrasi ke New Zealand dan Australia.
• VIVAnews

KESEMPATAN KEDUA

    Baca: Bilangan 26:1-4, 51-56

Hitunglah jumlah segenap umat Israel, yang berumur dua puluh tahun ke atas menurut suku mereka, semua orang yang sanggup berperang di antara orang Israel (Bilangan 26:2)


Bacaan Alkitab Setahun:
Lukas 22-24


Hung Ba Le baru berumur 5 tahun saat ia keluar dari Vietnam sebagai ”manusia perahu”. Ia tak tahu masa depan seperti apa yang akan ia temui di Amerika, di mana ia terdampar. Orangtuanya hanya berharap ia mendapat kehidupan yang lebih baik. Ternyata, Amerika membuka kesempatan besar bagi Hung Ba Le. Ketika 34 tahun kemudian ia kembali ke Vietnam, ia telah menjadi Komandan kapal perusak AS, USS Lassen. Ia adalah warga Amerika berdarah Vietnam pertama yang menjadi komandan kapal perang.

Kepada bangsa Israel, Tuhan pernah juga memberi kesempatan kedua. Generasi yang pertama keluar dari Mesir dihukum Tuhan tak dapat masuk ke Tanah Perjanjian, karena pemberontakan mereka. Kini, generasi yang kedua mendapat kesempatan untuk masuk ke sana. Sensus yang dilakukan bertujuan menghitung jumlah pasukan Israel yang sanggup berperang untuk masuk ke Kanaan—yang ternyata tidak jauh berbeda dengan jumlah generasi orangtua mereka. Dulu, generasi pertama itu ketakutan dan tidak berani menyerang Kanaan. Namun, kini Tuhan mengingatkan mereka bahwa bukan jumlah, melainkan penyertaan Tuhanlah yang memampukan mereka menaklukkan Tanah Perjanjian. Dan, mereka berhasil. Tuhan selalu serius menggenapi janji-Nya.

Hingga kini, Dia tidak berubah. Setiap kita dulu adalah manusia berdosa, yang hidup dalam dosa. Namun, kita diberi kesempatan kedua: diampuni, dipulihkan secara rohani, dan diberi hidup baru. Maka, yang penting sekarang adalah respons kita untuk setia menjalani hidup sesuai firman-Nya setiap hari. Agar dari situ, kita meraih hidup yang berarti dan penuh kemenangan bersama Kristus —ENO
ADA KEHIDUPAN KEDUA SETELAH KEHIDUPAN DI DUNIA INI
MAKA RAIH KESEMPATAN KEDUA—HIDUP BARU DALAM KRISTUS

Kamis, 03 November 2011

SEBELAS SAHABAT KECIL


Maka bersiaplah Yonatan, anak Saul, lalu pergi kepada Daud di Koresa. Ia menguatkan kepercayaan Daud kepada Allah (1 Samuel 23:16)


Bacaan Alkitab Setahun:
Lukas 19-21


Saya punya sebelas sahabat kecil dari Lembah Baliem, Wamena, di Pegunungan Tengah Papua. Awalnya, seorang guru di sana meminta saya dan beberapa teman menjadi sahabat pena murid-muridnya. Persahabatan lewat surat ini dimaksudkan untuk menolong anak-anak agar suka menulis dan melatih mereka mengekspresikan pikirannya. Mereka bercerita tentang alam Wamena yang indah, guru, teman-teman, keluarga, pelajaran yang tidak disukai, juga cita-cita mereka. Hal yang paling membahagiakan buat saya adalah di setiap surat selalu ada tiga kalimat wajib; yaitu “I love you, Kak”, “Saya akan selalu mendoakan Kakak”, dan “Tuhan memberkati Kakak”.

Persahabatan ini tidak hanya berarti bagi sebelas sahabat kecil saya, tetapi juga buat saya. Kasih mereka yang polos dan doa-doa mereka membuat saya mengucap syukur kepada Allah. Ini mengingatkan saya pada persahabatan Daud dan Yonatan. Yonatan mengasihi Daud seperti mengasihi dirinya sendiri. Saat Saul, ayahnya, berencana buruk kepada Daud, Yonatan tetap berbuat baik. Di Koresa, Daud dalam keadaan was-was karena nyawanya terancam. Akan tetapi Yonatan menemui Daud, menunjukkan kepada Daud bahwa Tuhan selalu menyertai, dan yang terpenting, menguatkan kepercayaan Daud kepada Allah.

Saya tak meminta sahabat-sahabat saya mendoakan saya, tetapi mereka melakukannya dengan tulus. Dan, saya merasakan kasih Allah yang luar biasa. Daud juga pasti mengucap syukur kepada Allah atas penguatan Yonatan, atas sahabat seperti dia. Anda pun dapat bersyukur atas kehadiran sahabat Anda, yang dalam susah maupun senang, menguatkan kepercayaan Anda kepada Allah —SL
SAHABAT SEJATI TIDAK MEMAKSA ANDA MEMERCAYAINYA
TETAPI IA MEMASTIKAN ANDA MEMERCAYAI ALLAH

Rabu, 02 November 2011

Setelah 23 Tahun Jadi Perempuan, Leni Kini Jadi Lelaki Bernama Rahmat

Font size: Decrease font Enlarge font
image
Setelah 23 tahun menjalani hidup sebagai perempuan, Leni Maryana, kini menjadi laki-laki bernama Rahmat Sutardi.
Leni Maryana yang kini telah merubah namanya menjadi Rahmad Sutardi mengaku lega setelah menjalani serangkaian operasi pada alat kelaminya agar menjadi laki-laki.

"Kini saya merasa lega setelah menjadi laki-laki, saya tidak lagi bingung dengan kondisi  diri saya," kata Rahmat, Rabu,  warga Desa Banglarangan, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah .

Ia mengatakan sejak lahir, anak ke empat dari delapan bersaudara pasangan Sutardi dan Duriyah ini memiliki kelainan pada kelaminnya sehingga keluarga bingung menentukan jenis kelamin Rahmat.

"Sejak kecil saya diperlakukan seperti anak perempuan, selalu mengenakan pakaian perempuan serta memakai anting-anting, bahkan saat sekolah saya juga memakai seragam model perempuan," katanya.
    
Menurut Duriyah, sejak lahir Rahmat memang diperlakukan seperti layakya anak perempuan, namun saat tumbuh dewasa, pertumbuhan fisik rahmat tidak menunjukan adanya tanda-tanda seperti perempuan pada umumnya bahkan hingga usia sekarang Rahmat juga tidak mengalami mentruasi.
    
"Sebenarnya kami bingung dengan kondisi fisik Rahmat, hingga akhirnya oleh petugas dinas sosial datang untuk membantu memeriksakan Rahmat ke dokter spesialis," kata Duriyah.
    
Ia mengatakan, hasil pemerisaan dokter di RSUP Kariadi Semarang, menyatakan bahwa Rahmat mengalami kelainan pada kelaminnya, sehingga harus menjalani serangkaian operasi agar benar-benar menjadi laki-laki bukan sebagai perempuan lagi.
    
"Sebenarnya Rahmat masih harus menjalani tiga kali operasi lagi di Rumah Sakit Kariadi Semarang, namun karena kami tidak ada biaya, maka hingga kini Rahmat belum menjalani operasi lagi," katanya.
    
Orantua Rahmat yang bekerja sebagai pedagang sayur di rumah tidak mampu menanggung biaya operasi lanjutan, sedangkan operasi yang dlakukan sebelumnya dapat terlaksana berkat bantuan dari dinas sosial setempat serta beberapa donatur yang bersimpati terhadap nasib Rahmat. (abd)
sumber:sehatnews.com

Camilan Manis Buat si Kencing Manis


image
(Anton BS/GHS)
Diabetes Mellitus yang dikenal secara populer sebagai penyakit kencing manis merupakan penyakit menahun yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi. Normalnya kadar gula darah pada waktu puasa adalah 110 mg% dan dua jam setelah makan tidak akan lebih tinggi dari 140 mg%. Lebih dari itu seseorang cenderung mengidap kencing manis.
Penyakit yang tak dapat sembuh tapi dapat dikontrol ini memiliki tanda-tanda:
- Banyak kencing terutama pada malam hari.
- Banyak minum karena sering merasa haus, mulut terasa kering.
- Banyak makan karena merasa lapar, namun berat badan akan turun.
- Merasa mengantuk dan lemas, kadang-kadang timbul kesemutan di kaki.

Salah satu pencetus kencing manis adalah faktor keturunan. Apabila di antara saudara kandung Anda ada dua orang yang menderita kencing manis, maka  sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan gula darah  untuk mengetahui ada atau tidaknya penyakit ini.
Demikian pula kalau orangtua menderita kencing manis, sebaiknya semua anak-anaknya diperiksa untuk mengetahui kemungkinan penyakit ini menurun,  sehingga bisa dihindari komplikasi karena ditangani sedini mungkin.
Jika sudah diketahui pasti seseorang mengidap penyakit ini, ada empat hal yang harus dilakukan:
1. Kontrol ke dokter secara rutin untuk mengetahui perkembangan penyakitnya.
2. Mengatur makanan sesuai petunjuk dokter/ahli gizi.
3. Pemakaian obat menurut petunjuk dokter.
4. Olahraga secara teratur untuk mengendalikan gula darah.

Dalam perkembangan baru, diabetesi (sebutan untuk mereka yang memiliki penyakit kencing manis)  dibenarkan untuk mengkonsumsi gula (sukrosa), asalkan jumlah kebutuhan kalori  sehari tidak dilampaui.
Untuk itu menu bagi diabetesi tidak perlu disendirikan, melainkan tetap sama dengan menu keluarga, asal jumlah kalorinya tidak kelebihan. Penggunaan gula dalam masakan tidak menjadi masalah, karena sangat kecil porsinya.
Namun penggunaan gula dalam makanan selingan biasanya sangat tinggi. Maka supaya aman dan tidak besar jumlah kalori yang dikonsumsi, sebaiknya memanfaatkan gula yang aman bagi diabetesi. Dalam resep ini dipakai Diasweet.
Puding Sirsak isi Pepaya Melon
Untuk 20 potong (1 potong = 60 kalori)


Bahan:
650 mililiter sari sirsak dari 300 gram sirsak
6 butir putih telur
30 gram agar-agar putih
6 bungkus gula Diasweet setelah masak
300 gram pepaya diiris kecil
300 gram melon diiris kecil

Saos:
500 mililiter susu
1 butir kuning telur
50 gram tepung maizena
3 bungkus gula Diasweet
Cara Membuat:
1. Rebus sari sirsak bersama agar-agar sampai mendidih
2. Sementara itu kocok putih telur sampai kental.
3. Setelah mendidih angkat dari api, beri Diasweet, aduk.
4. Tuang ke putih telur, aduk sedikit demi sedikit sampai habis, beri pepaya dan melon, aduk  pelan-pelan.
5. Siapkan cetakan puding, basahi air, tuang adonan, dinginkan.
Saos:
1. Rebus susu, kentalkan dengan maizena, aduk.
2. Kocok kuning telur dengan garpu, ambil sedikit adonan saos, aduk rata. Tuang ke dalam panci  saos, aduk, lalu angkat.
3. Beri gula Diasweet.
Oleh: Tuti Soenardi - Ahli Gizi