Rabu, 14 Maret 2012

5 Hal "Sexy" Setelah Berhubungan Seks

Agar lebih mesra, lakukan afterplay untuk mengakhiri hubungan intim.


Afterplay agar tidak membosankan (doc. Corbis)

 Hubungan intim yang diakhiri dengan tidur tentu saja membosankan. Sebenarnya banyak hal yang dapat Anda lakukan sebagai  afterplay.

Jika sebelumnya Anda berpikir bahwa kaum pria akan segera menyudahi setelah berhubungan, tidak demikian. Para pria sebenarnya juga membutuhkan suasana yang nyaman setelahnya. Coba sediakan waktu ekstra untuk melakukan lima hal ini agar hubungan lebih berwarna.

• Memberi  pujian
Pada beberapa pasangan, perbincangan mesra akan membuat pasangannya merasa lebih dihargai. Bisa saja Anda membuat topik percakapan tentang ketrampilan seks pasangan.

“Para pria sangat membutuhkan koreksi mengenai bagaimana keahlian mereka saat melakukan hubungan seks. Apakah sudah benar- benar memberikan kepuasan atau tidak,” kata Judy Kuriansky, PhD, yang juga menulis buku mengenai panduan berhubungan sehat.

Tidak ada salahnya juga Anda memberikan pujian kepada pasangan untuk apa yang telah diberikan.   
• Mandi  bersama
Anda juga bisa menyenangkan pasangan dengan mengajaknya mandi bersama. Anda dapat saling bergantian menggosok punggung pasangan dengan lembut dimulai dari bagian leher dan bahu.

Mandi di bawah guyuran shower dengan air hangat kuku juga berfungsi sebagai relaksasi bagi otot tubuh setelah bekerja dan mengeluarkan banyak energi.

“Air hangat ini juga dapat menjadi jurus untuk mempertahankan rangsangan seksual, karena akan merangsang aliran darah dalam tubuh,” demikian dijelaskan Sandor Gardos, PhD, seorang seksolog dari San Francisco.
• Pijatan mesra
Aktivitas seks yang berkualitas, tidak akan berakhir begitu saja. Setelah selesai, Anda dapat melakukan afterplay dengan saling memberikan pijatan lembut.

Ini cara terbaik untuk mempertahankan rangsangan dan koneksi fisik untuk waktu bermesraan yang lebih lama. Anda dapat membaringkan tubuh dengan saling berhadapan sambil memberikan pijatan pada bagain dada hingga ke bagian punggung.

Steve Capellini, massage therapist dan penulis Massage For Dummies malah menyarankan untuk memberikan pijatan mulai dari dada, pusar, dan berakhir pada tulang panggul. Jangan lupa untuk meredupkan lampu kamar agar lebih romantis.

• Menyentuh diri

Setelah mendapatkan klimaks, sebenarnya pria tetap membutuhkan rangsangan fisik. Anda dapat menarik perhatian dengan memberikan sentuhan pada diri Anda sendiri. Ini merupakan trik agar pasangan kembali terstimulasi dan tidak meninggalkan tempat tidur begitu saja. Tentu saja Anda masih ingin bermanja- manja bukan?
• Berpelukan
Saling berpelukan juga dapat digunakan sebagai penutup sesaat setelah hubungan intim. Terapis seks dari New York, Carolynn Hillman, sangat menyarankan kegiatan ini.

Tidak seperti yang Anda bayangkan sebelumnya, ternyata para pria juga membutuhkan kenyamanan dan merasakan kedekatan yang lebih setelah melakukan hubungan intim.
• VIVAnews 

Arti di Balik Suara Wanita Saat Bercinta

Tindakan ini hanya untuk meningkatkan rasa percaya diri pasangan.


Aktivitas seksual yang tak memuaskan akan memengaruhi hubungan dalam jangka panjang (doc Corbis)

 Suara-suara selama hubungan intim yang dikeluarkan pasangan wanita seringkali diasosiasikan sebagai kepuasan yang diperoleh selama bercinta. Benarkah?

Suara selama sesi intim merupakan cara umum untuk menggambarkan reaksi terhadap seks yang menakjubkan dan dramatis. Para ilmuwan di University of Leeds  menemukan, wanita yang mengeluarkan suara keras selama berhubungan seks hanyalah cara untuk menyenangkan pasangan.

Selama studi, para peneliti meminta 71 wanita usia 18-48 tahun menjelaskan kebiasaan selama mereka berhubungan seks, salah satunya suara yang mereka keluarkan.
Peneliti menemukan, wanita yang bising bukan karena mengalami orgasme yang luar biasa. Sebanyak 66 persen wanita mengatakan erangan dan suara selama bercinta bertujuan untuk mempercepat klimaks pada pasangan.

Dikutip dari The Frisky, 87 persen mengatakan mereka hanya ingin mengangkat rasa percaya diri pasangan pria.  Bahkan beberapa wanita mengakui, suara-suara yang lebih keras saat hubungan seksual menandakan mereka merasa bosan, lelah atau tidak nyaman.

Temuan ini sejalan dengan studi lainnya yang menemukan 80 persen wanita memalsukan orgasme. Ahli mengingatkan, aktivitas seksual yang tak memberi kepuasan satu sama lain akan memengaruhi kehidupan seks dan pernikahan dalam jangka panjang. Untuk itu, sebaiknya utarakan pada pasangan apa yang membuat kalian merasa nyaman selama sesi intim. (eh)
sumber:vivanews

Bahaya Tas Sekolah Anak yang Terlalu Berat

Ada anak yang membawa tas ransel dengan berat hingga 10 kilogram. Setiap hari.


Sebagian besar anak sekolah membawa beban melebih batas yang disarankan (doc Corbis)

 Setiap hari saat berangkat ke sekolah, tas pasti barang wajib yang dibawa anak. Isinya bermacam barang. Selain buku sekolah, ransel juga berisi alat olahraga, bekal makan dan air minum hingga laptop dan ponsel. Para ahli mengingatkan, bahaya di balik tas yang terlalu berat.

Anak yang memanggul tas sekolah berat berisiko mengalami cacat tulang belakang yang tak dapat disembuhkan. Tas berat meningkatkan risiko sakit punggung pada saat usia anak 14 tahun dan masa dewasa. Umumnya, kasus kelainan tulang belakang pada siswa termasuk tulang belakang yang melengkung atau scoliosis.

Menurut penelitian di Inggris, sebagian murid secara rutin membawa tas penuh barang hingga ada yang beratnya mencapai 10 kilogram.

Para ahli kesehatan mengatakan, anak-anak yang mengenakan tas terlalu berat akan menghadapi risiko kerusakan dalam jangka panjang bila secara teratur membawa beban lebih dari 15 persen berat badan mereka.

Badan amal BackCare mengklaim, sebagian besar anak membawa tas dengan berat 20 persen berat badan mereka. Beberapa anak bahkan membawa beban hingga 25 persen berat mereka.

Sean McDougall, dari BackCare, mengatakan tas yang kelewat berat sejak usia muda bagaikan "bom waktu kesehatan" di masa depan.

"Jika anak-anak telah merasakan sakit punggung saat usia sangat muda, mereka berpotensi mengalaminya selama 70-80 tahun berikutnya. Ini menghabiskan biaya fisik dan emosi yang sangat besar," katanya seperti dikutip Dailymail. 

McDougall menambahkan, tulang anak sedang tumbuh yang mendapat beban berat akan menyebabkan kerusakan permanen."Banyak anak yang membawa tas di salah satu bahu atau membawa mereka di salah satu lekuk siku. Ini menyebabkan tekanan besar pada tulang belakang."

Dia menekankan, banyak anak saat ini menggunakan tas olahraga yang lebih besar daripada satu dekade sebelumnya. Dan, mereka cenderung mengisi tas sampai penuh.

Untuk itu, orang tua memiliki peran untuk mengawasi isi ransel anak."Orang tua harus memastikan anak mengepak apa yang mereka butuhkan dalam tas untuk hari ini saja. Pastikan juga anak menyampirkan tas ransel di kedua bahu."
• VIVAnews 

LAYAK DIPERCAYA

Baca: Kejadian 39:1-23


Sebab itu kepala penjara mempercayakan semua tahanan dalam penjara itu kepada Yusuf, dan segala pekerjaan yang harus dilakukan di situ, dialah yang mengurusnya (Kejadian 39:22)


Bacaan Alkitab Setahun:
Ulangan 11-13


Saya mengenal sebuah persekutuan gereja-gereja mengusung tema tahunan: ”Komunitas yang Layak Dipercaya”. Gereja ini sadar bahwa kesaksian hidup umat kristen secara utuh mesti sedemikian mantap hingga membuat siapa pun yang berurusan dengannya juga merasa mantap, nyaman, tenteram, dan aman. Namun, dalam tempat atau situasi tertentu, bisa jadi praktiknya tidak mudah.
Perbedaan tempat, perbedaan situasi tidaklah meredupkan kualitas hidup Yusuf. Di mana pun ia berada, orang percaya kepadanya dan memercayakan pekerjaan penting kepadanya. Di rumah Potifar yang mewah, maupun dalam penjara yang keras (ayat 4, 22). Mengapa bisa demikian? Karena Yusuf pintar dan terampil dalam hal manajemen? Bisa jadi. Namun bagi penulis kitab Kejadian, alasan utamanya adalah karena ”Tuhan menyertai Yusuf dan membuat apa yang dikerjakannya berhasil” (ayat 2, 23). Yusuf menyadari hal itu. Ia tahu Tuhan memperhatikan pilihan-pilihan yang ia ambil saat bekerja (ayat 9), karena itu tentu ia senantiasa melakukan yang terbaik sebagai wujud penghormatan dan kasihnya pada Tuhan.
Semua orang tentu ingin disertai Tuhan seperti Yusuf dan berhasil. Namun, apakah kita juga sungguh menyertakan Tuhan dalam apa yang kita kerjakan?  Menyertakan Tuhan berarti peduli pada pilihan-pilihan yang selaras dengan Firman-Nya, apa pun situasinya. Pilihan-pilihan yang demikian dapat dipercaya. Sudah seharusnya orang-orang yang bersentuhan hidup dengan kita merasa mantap dan aman, karena tahu mereka berurusan dengan anak-anak Tuhan yang selalu menyertakan Tuhan dalam segala perkara.—DKL
KETIKA TUHAN MENYERTAI, KITA PUN HARUS MAU DIAJARI
BAGAIMANA MEMBUAT PILIHAN YANG SELARAS DENGAN KEHENDAK-NYA

Selasa, 13 Maret 2012

Istana Sayangkan Foto Mesra Menteri dan 'Caddy'


Istana menyayangkan beredarnya foto beberapa menteri yang berpose mesra dengan gadis cantik dan seksi seusai bermain golf. Foto ini dirasa kurang patut.


Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengungkapkan bahwa pejabat pemerintah harus menjaga penampilan ketika berfoto bersama. Jika mereka berfoto bersama, tentu harus berpenampilan profesional, netral, dan baik.

"Tapi foto yang mungkin berkesan kurang baik, ya tentu akan menimbulkan respon, tanggapan, komentar, atau reaksi yang kurang baik di publik," ungkapnya ketika di temui di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/3).

Ia mengatakan berfoto bersama dengan gaya kurang sopan harus dihindari oleh pejabat se-level menteri. Menurut Julian sebaiknya berfoto bersama dalam pose ini tak perlu terjadi.

"Memang semestinya bilamana sesuatu itu kurang patut, kurang pantas, dan kurang etis, sebaiknya tidak terjadi," tandasnya.

Foto bersama antara gadis muda dengan pakaian seksi dilakukan oleh tiga menteri, yakni Menteri ESDM Jero Wacik, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, dan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Helmy Faisal. (MI/Wrt3)

sumber:metrotvnews.com

Anda Sering Nyeri Dada? Waspadalah...

Anda Sering Nyeri Dada? Waspadalah...
Masyarakat perlu mewaspadai nyeri dada atau "chest pain" karena merupakan salah satu gejala dari penyakit yang dalam waktu singkat dapat mengakibatkan kematian, kata pakar kesehatan dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Nahar Taufiq.
"Oleh karena itu, nyeri dada perlu mendapatkan penanganan serius. Penyebab nyeri dada umumnya berasal dari gangguan jantung, saluran cerna, musculoskeletal, serta kondisi paru dan saluran napas," katanya di Yogyakarta, Sabtu.
Pada diskusi "Continuing Education", ia mengatakan, nyeri dada merupakan keluhan yang sering ditemukan pada unit perawatan akut atau gawat darurat. Hampir 40 persen orang di Indonesia mengalami nyeri dada.
"Pada umumnya penanganan nyeri dada pada penderita yang datang ke ruang gawat darurat tetap sama sesuai dengan standar, tetapi dalam waktu 10 menit penderita sakit dada sudah harus dibedakan dalam empat kategori," katanya.
Ia mengatakan, penderita nyeri dada dapat diklasifikasikan dalam empat kategori, yaitu kategori P (Priority Risk), kategori A (Advance Risk), kategori I (Intermediate Risk), dan kategori N (Negatif/Low Risk).
"Setiap kategori itu memiliki alur penanganan lanjutan masing-masing," kata dosen Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Menurut dia, penderita dengan kategori P adalah penderita dengan gejala sakit dada angina yang khas infark disertai satu dari kriteria infark dalam rekaman EKG.
"Kategori A terjadi sakit dada lebih dari 20 menit dan akut infark miokard dalam empat minggu terakhir dan ada gangguan hemodinamik," katanya.
Ia mengatakan, pada kategori I besar kemungkinan terjadi mekatian atau infark miokard dalam 30 hari sebesar 4-8 persen dan memiliki gejala seperti pada kelompok A.
"Kategori N kemungkinan terjadi kematian atau infark miokard dalam 30 hari adalah kurang dari dua persen dengan pemberian aspirin nitrat sublingual," kata Nahar.

TIPS BELEJAR EFEKTIF SAAT MENJELANG UJIAN


10 Cara Belajar Efektif Menjelang Ujian 
1. Pilih Waktu Belajar yang Tepat
Waktu belajar yang paling pas adalah pada saat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar yang sama. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.

2. Bangun Suasana Belajar Yang Nyaman
Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain.

3. Kembangkan Materi Yang Sudah di Pelajari
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis

4. Mencatat Pokok-Pokok Pelajaran
Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.

5. Membaca Adalah Kunci Belajar
Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.

6. Belajar Itu Memahami Bukan Sekedar Menghapal
Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.

7. Hapalkan Kata-Kata Kunci
Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.

8. Kembangkan Materi Yang Sudah di Pelajari
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.

9. Latih Sendiri Kemampuan Kita
Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru.

10. Sediakan Waktu Untuk Istirahat
Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.

Satu lagi, tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita untuk memahami materi pelajaran di sekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham.