Kamis, 17 Mei 2012

TETAP MENYERTAI


Baca: Yohanes 16:1-15


Lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penolong itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. (Yohanes 16:7)


Bacaan Alkitab Setahun:
Mazmur 26, 40, 58, 61-62, 64 


Bagaimana perasaan Anda jika ditinggalkan selamanya oleh orang yang Anda hormati dan kasihi? Kebanyakan orang pasti dilanda kesedihan mendalam. Beberapa orang mungkin merasa kehilangan pegangan. Apalagi kalau kepergian itu mendadak. 

Tahu bahwa pelayanan-Nya di bumi dalam rupa dan kehadiran fisik takkan berlangsung selamanya, jauh-jauh hari Tuhan Yesus memberitahu para murid- Nya bahwa Dia akan “meninggalkan” mereka (lihat mulai pasal 12). Namun, bukankah Tuhan Yesus berjanji menyertai para murid senantiasa sampai akhir zaman (Matius 28:20)? Jika Dia pergi, bukankah artinya Dia tak lagi menyertai? Di sini Tuhan Yesus menyingkapkan tentang keberadaan Allah Tritunggal. Yesus akan pergi kepada Bapa, sementara Roh Kudus akan turun (ayat 7, 9). Jadi, penyertaan Tuhan tetap berlaku. Kata Yunani yang diterjemahkan sebagai Penolong adalah Parakletos. Secara harfiah berarti pribadi yang mendampingi atau memberi pembelaan. Itulah Pribadi yang dijanjikan Tuhan Yesus untuk menolong para murid. Banyak hal yang belum betul-betul mereka pahami selama mengikut Yesus, namun Roh Kudus akan memimpin mereka ke dalam seluruh kebenaran (ayat 12-13). Dia akan menolong mereka memahami dan memberitakan ke seluruh dunia tentang dosa, kebenaran, dan penghakiman (ayat 8-11). 

Kenaikan Yesus ke surga tidak membatalkan janji penyertaan- Nya. Roh Kudus, Pribadi yang diutus-Nya, berkenan tinggal dalam hati orang percaya, untuk menolong mereka mengingat, dan memahami pengajaran Yesus (ayat 14), serta memberitakannya. Sudahkah Anda percaya kepada Yesus dan menerima karunia Roh Kudus? Miliki dan bangunlah relasi akrab dengan-Nya. Biarlah Dia menuntun Anda ke dalam segala kebenaran.—YBP 
ROH KUDUS DALAM DIRI ORANG PERCAYA
MENERUSKAN PELAYANAN KRISTUS DI DUNIA

Rabu, 16 Mei 2012

Di Pesawat Ini Penumpang Bebas Menelepon


Anda bebas menelepon, SMS, dan akses GPRS.


Ponsel telah menjadi bagian penting penyapu kebosanan saat perjalanan. Tapi, ketika menaiki pesawat tentu harus dimatikan demi keselamatan. Maskapai Inggris, Virgin Atlantic mengambil langkah berbeda.
Virgin Atlanctic menjadi maskapai pertama yang memperbolehkan menelepon saat di udara. Banyak penumpang mengeluhkan prospek gangguan ketika seseorang berbincang dengan keras menggunakan ponsel dalam pesawat. 

Pengusaha menyambut baik keputusan yang dapat membuat mereka selalu terhubung ini. Sementara kampanye anti-gangguan suara melawannya.

Penumpang yang terbang antara London, Inggris dan New York, Amerika Serikat dapat menelepon, menerima SMS, e-mail, dan mengakses internet via GPRS.

Layanan ini masih memiliki batasan. Penumpang tidak boleh melakukan aktivitas komunikasi via ponsel saat lepas landas dan mendarat. Menurut hukum AS, ponsel harus dimatikan 250 mil dari wilayah udara AS.

Komunikasi ponsel di udara ini seharga 1 poundsterling (sekitar Rp15 ribu) per menit untuk menelepon saat terbang. Untuk SMS, hanya
20 poundsterling. Virgin Atlantic menyatakan sistem ini bertujuan agar pelancong bisnis dapat melakukan panggilan penting ke kantor. Orang yang ingin memberi kabar ke rumah juga bisa memanfaatkan layanan ini.

COO Virgin Atlantic, Steve Griffiths mengatakan seperti dilansir dari Dailymail.co.uk, "Banyak orang mengalami momen sulit berkomunikasi ketika lepas landas untuk penerbangan 10 jam. Mereka tidak bisa mengirim pesan penting ke kantor. Atau tidak bisa mengingatkan anggota keluarga untuk memberi makan kucing peliharaan Anda."

Airbus A330-300 ini didesain dengan kabin Kelas Satu yang memberikan teknologi port untuk koneksi ke smartphone, USB, dan perangkat tablet.

Sistem ini bekerja menggunakan stasiun berbasis telekomunikasi kecil bernama piccell. Alat ini berbiaya rendah dan hanya seukuran satu rim kertas A4. Ketika pesawat mencapai ketinggian 10 ribu kaki, Anda bebas melakukan panggilan telepon. Sinyal ponsel didapat dari stasiun ini.
Pada akhir 2012, sekitar 20 pesawat akan menyediakan layanan ini. (umi)
•sumber: VIVAnews  

Kasus dana BOS, Nursia Nainggolan ditahan Polres Samosir


Satu lagi tersangka korupsi masuk Rumah Sakit Umum Hadrianus Sinaga, Pangururan, yaitu mantan kepala SD di Kecamatan Ronggurnihuta, Nursia Nainggolan. Ia tiba-tiba naik tensi saat akan dimasukkan ke dalam tahanan Polres Samosir tadi sore, 15 Mei 2012.
Nursia boru Nainggolan S.Pd. terlibat kasus korupsi gara-gara masalah dana BOS. Polisi menetapkan statusnya sebagai tersangka karena dia diduga menggelembungkan jumlah siswa di SD Sideak Bariba, tempat tugasnya yang lama.
“Kepala sekolah Nursia Nainggolan sudah diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka sehari sebelumnya, dan langsung diamankan,” kata BKO Reskrim Polres Samosir Iptu Lalu Musti Ali.
Penggelembungan dana BOS dilakukan Nursia Nainggolan sewaktu memimpin Sekolah Dasar di Desa Sideak Bariba, Kecamatan Ronggurnihuta, tahun ajaran 2009/2010, sejak Januari sampai Desember. Ia menambah 11 siswa yang sebenarnya tidak ada, sehingga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp30 juta.
Pukul 16.30 sore tadi, Nursia dituntun suaminya keluar dari ruangan Tipikor Polres Samosir bersama seorang guru. Nursia tampak lesu. Mereka bertiga turun dari lantai II menuju unit pemeriksaan kesehatan di lantai I.
Saat menjalani cek kesehatan, tiba-tiba Nursia Nainggolan naik tensi hingga 220. “Saya tidak sanggup,” kata Nursia.
Petugas unit kesehatan Polres Samosir masih menunggu kondisi kesehatan Nursia Nainggolan pulih untuk bisa dimasukkan ke dalam tahanan.
Pukul 18.20 Nursia Nainggolan dibawa ke Rumah Sakit Hadrianus Sinaga. Saat itu dia sudah berstatus tahanan.

Kasus Nursia Nainggolan, Penas Sitanggang manajer BOS

Pada masa pelaksanaan dana BOS tersebut, Penas Sitanggang adalah Manajer BOS di Dinas Pendidikan Kabupaten Samosir. Tapi pada awal 2012 lalu Penas Sitanggang sudah pindah tugas sebagai Kepala Bagian Perlengkapan di Kantor Bupati Samosir.

Koran Tapanuli Online menghubungi Penas lewat telepon. Dia mengaku belum mengetahui tentang Nursia Nainggolan yang sudah tersangka kasus korupsi dana BOS. Penas Sitanggang langsung memutuskan pembicaraan ketika wartawan menanyakan tentang dana BOS.

Sebelumnya Maringan Simbolon, staf ahli Bupati Samosir, pekan lalu juga naik tensi saat akan masuk tahanan dalam kasus pengadaan empat truk di Dinas Perhubungan. Kemarin Maringan sudah diberangkatkan ke Medan untuk dirawat oleh dokter
sumber:korantapanulionline.

SATU IOTA PUN PENTING


Baca: Matius 5:17-20


... siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Surga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkannya, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Surga. (Matius 5:19)


Bacaan Alkitab Setahun:
2 Samuel 16-18


Bagaimana perasaan Anda jika orang menyebarluaskan berita yang keliru tentang Anda? Tentu Anda marah, jengkel, tidak terima, karena akibat pemberitaan itu, orang banyak akan memiliki gambaran yang salah tentang Anda, dan mungkin memperlakukan Anda dengan tidak seharusnya. 

Tuhan juga tidak menginginkan pemberitaan yang menyesatkan tentang diri-Nya. Yesus berkata bahwa “satu iota atau satu titik” pun tidak boleh ditiadakan dari firman-Nya (ayat 18). Iota (yod) adalah huruf terkecil dalam abjad Ibrani. Titik (keraia) atau goresan kecil dalam abjad Ibrani adalah unsur yang membedakan arti dari huruf-huruf yang serupa. Seluruh firman Tuhan harus dilakukan dan diajarkan dengan benar, tidak ada pengecualian. Tinggi-rendahnya tempat seseorang di dalam Kerajaan sorga tergantung pada hal ini (ayat 19). Keseriusan yang sama ditegaskan ketika kanon Alkitab diakhiri (Wahyu 22:18-19). Menurut Yesus, mereka yang menyesatkan orang lain lebih baik dibinasakan (Matius 18:6). Tuhan tidak menginginkan pemberitaan yang keliru tentang diri-Nya

Kebenaran ini mendorong kami yang menyeleksi dan menyunting naskah Renungan Harian berhati-hati dalam mengerjakan tugas kami. Anda mungkin memiliki kesempatan-kesempatan yang berbeda untuk mengajarkan firman Tuhan kepada orang lain. Mari bersama melakukannya dengan kerinduan agar mereka mengenal Tuhan sebagaimana Dia ingin dikenal, agar mereka tidak salah bersikap terhadap-Nya. Itu artinya, kita makin teliti belajar Alkitab dan makin berhati-hati dalam mengajarkannya.—ELS
PEMBERITAAN YANG KELIRU AKAN TUHAN
AKAN MEMBAWA PENGENALAN YANG KELIRU TENTANG DIA

Selasa, 15 Mei 2012

5 Pertanyaan Wajib Sebelum Mengawininya

Latar belakang dan pendidikan menjadi pembentuk karakter hidup seseorang.

Apa latar belakang pendidikan dan keluarganya? Ini mungkin beberapa pertanyaan yang Anda miliki sebelum memutuskan sebuah komitmen. Alasan mengapa pertanyaan ini perlu diajukan adalah untuk mengetahui bagaimana pola kehidupan calon pasangan Anda. Pendidikan dan lingkungan keluarga merupakan dua hal yang membentuk kebiasaan dan pola hidup seseorang.
Meski cinta itu penting untuk memulai hubungan, Anda juga harus berpikir tentang kebiasaan pasangan. Satu kesalahan bisa menjadi fatal nantinya, jika Anda tidak mengenal latar belakang dan gaya hidup pasangan Anda.
Untuk menghindarinya, ada lima pertanyaan yang wajib Anda ajukan pada pasangan sebelum memutuskan untuk menetapkan komitmen untuk melangkap ke pelaminan bersama si dia, seperti ditulis Boldsky.
Karakter
Sebelum Anda mengenal lebih dekat, kenalilah lingkungan hidup pasangan Anda terlebih dahulu. Periksa dengan siapa dia bergaul dan siapa orang-orang di sekitarnya, baik secara profesioanal maupun pribadi. Jika ia tipe orang yang berterus terang dan transparan, Anda adalahi orang yang beruntung.
Latar belakang pendidikan
Memiliki hati baik, tidak menjamin kehidupan Anda dan anak Anda nantinya. Pendidikan akan memberikan seseorang rasa hormat. Seseorang yang berpendidikan akan mengalami proses naik turunnya nilai untuk mengejar kelulusan. Mereka tahu tindakan terbaik yang perlu diambil untuk mendapatkan hasil yang baik. Pendidikan akan membentuk karakter emas pada seseorang.
Latar belakang keluarga
Setiap orang yang dibesarkan dengan nilai-nilai keluarga akan tahu bagaimana cara menghormati orang tua. Tentunya dia akan paham tentang kedalaman sebuah hubungan dan bagaimana cara mengasihi antar keluarga.
Latar belakang keuangan
Untuk sebagian orang uang mungkin bukan hal yang penting, tapi belum tentu dengan yang lainnya. Mengenyam kebebasan mungkin tidak membutuhkan uang, tetapi Anda membutuhkannya untuk bertahan hidup dan membesarkan anak-anak. (kd)


•sumber: VIVAnews