Rabu, 10 Oktober 2012

SANG PENOLONG


Baca: Yohanes 14:12-20


Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. (Yohanes 14:16-17)


Bacaan Alkitab Setahun: 
Matius 9; Lukas 7


Tahukah Anda bahwa Alkitab memuat lebih dari 100 nama, sebutan atau deskripsi tentang Roh Kudus? Ini adalah hasil studi Elmer Towns dalam bukunya Nama-nama Roh Kudus (The Names of The Holy Spirit). Menurutnya, seringkali orang tidak memperhatikan berbagai sebutan itu karena Roh Kudus di pikiran mereka adalah semacam kuasa atau pengaruh supernatural, aktivitas Tuhan yang memberi penghiburan atau kemampuan tertentu, bukan pribadi yang memiliki nama.

Dalam bacaan hari ini, kita menemukan salah satu sebutan untuk Roh Kudus, yaitu sang “Penolong”, atau dalam bahasa Yunani: parakletos. Artinya, penolong, penghibur, atau advokat yang mendampingi. Sebutan ini juga diulang Yesus dalam ayat 26, 15:26; 16:7. Yesus berkata, Dia akan memberikan seorang Penolong “yang lain”, atau dalam bahasa Yunaninya allos. Artinya, “yang lain” dari jenis yang sama. Yesus bisa saja menggunakan kata heteros—“yang lain” dari jenis yang berbeda—tapi tidak memilih kata tersebut. Dia dengan jelas menunjukkan bahwa Roh Kebenaran itu adalah Pribadi yang sama seperti diri-Nya. Kehadiran-Nya sama dengan kehadiran Allah Bapa dan Yesus sendiri (ayat 16, 23).

Mungkin selama ini kita memiliki pandangan yang kabur tentang Roh Kudus, kurang melihat kehadiran-Nya, baik dalam Alkitab maupun kehidupan kita. Karena tidak mengenal-Nya, kita pun mengabaikan-Nya dan hanya mencari Dia saat membutuhkan kuasa pertolongan-Nya. Mari mohon Tuhan membukakan mata kita untuk melihat dan mengenal Roh Kudus lebih lagi.—LIT
ROH KUDUS BUKAN SEKADAR KUASA TAK BERPRIBADI,
DIA PRIBADI TUHAN YANG HARUS KITA HORMATI.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar