Jumat, 27 Juli 2012

Pembohong Lebih Mudah Deteksi Pembohong


 Berurusan dengan seseorang yang ternyata pembohong memang menyebalkan. Namun, ternyata orang yang paling cepat mendeteksi kebohongan, cenderung juga seorang pembohong.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan tim dari University of London serta University College London, pembohong yang andal memiliki kemampuan lebih untuk mengenali pembohong lainnya. Hal ini, seperti dilansir dari Live Science, disebabkan karena seseorang cenderung mencoba menyelami perasaan lawan bicaranya saat berinteraksi.

Mereka juga berusaha menemukan kemiripan satu sama lain. Kondisi ini menjelaskan mengapa seseorang lebih menaruh kepercayaan pada lawan bicaranya, jika orang tersebut menunjukkan bahasa tubuh yang serupa.

Saat berbohong, ada jeda 6,5 detik yang dilewati seseorang sebelum kembali bicara. Pada orang yang mengatakan kebenaran, durasinya lebih singkat, yaitu 4,5 detik. Hal ini disebabkan, otak mereka yang jujur hanya perlu menggali memori tanpa perlu menyusun informasi baru yang bukan merupakan kebenaran.

Politisi dan pemain poker adalah pekerjaan yang memungkinkan orang pelan-pelan belajar berbohong dan mengenali berbagai jenis tipu daya. Sebab, kegagalan atau kesuksesan mereka bergantung oleh kelihaian mereka memperdaya lawan. (sj)
• VIVAlife  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar