Senin, 02 Juli 2012

Ini Cara Efektif Mengatasi Serangan Panik

img Rasa panik bisa muncul kapan saja dan di mana saja. Bahkan bagi beberapa orang, panik sudah menjadi kebiasaan sehari-harinya. Ketimbang menjadikannya lawan, ada baiknya jika Anda mengubah rasa panik menjadi kawan Anda.
 
Gemetaran, keringat dingin, ketakutan, salah mengucapkan kata dan pemikiran yang kacau sering melanda orang yang sedang dilanda kepanikan. Sebenarnya, terdapat dua hal yang dapat memperparah panik, yaitu ketika seseorang membiarkan kepanikan itu berlanjut dan mengendalikan dirinya, serta ketika seseorang takut terhadap panik itu sendiri.

Lalu bagaimana mengatasi rasa panik? Jawabannya sangat sederhana, yaitu dengan mewaspadainya, mengalihkannya dan mengendalikannya. Dikutip dari Huffingtonpost, ini dia cara sederhana mengubah kepanikan dari lawan menjadi kawan.

1. Waspada terhadap gejala panik
Jika Anda selalu waspada dengan gejala panik, Anda tidak akan menjadi korban kepanikan. Waspada maksudnya melihat gejalanya, merasakan, dan jangan sampai menjadi korban kepanikan. Waspada berarti juga Anda melihat faktor apa yang bisa membuat panik, lalu mencoba menghindarinya atau menghadapinya tanpa rasa takut yang berlebihan.

2. Alihkan perhatian
Umumnya ketika seseorang panik, nafas akan lebih cepat, dan hal itu bisa memperparah kepanikan. Untuk mengatasinya, atur nafas dan alihkan pada sesuatu hal yang menyenangkan. Tarik nafas dalam-dalam dan keluarkan melalui hidung perlahan-lahan. Bayangkan seseuatu yang membuat perasaan Anda tenang dan nyaman atau lakukanlah sesuatu yang bisa mengusir rasa panik, seperti bernyanyi atau berjalan-jalan di taman.

3. Bersahabatlah dengan panik
Tanamkan dalam pikiran Anda bahwa panik adalah suatu tanda yang baik dari tubuh untuk membuat Anda lebih waspada, termotivasi dan mengerjakan sesuatu lebih baik lagi. Pikiran bisa mengontrol apapun yang terjadi dengan tubuh, jadi berpikirlah bahwa Anda bisa mengatasi rasa panik dan tidak perlu takut. Bahkan beberapa orang justru terpacu semangatnya ketika dalam keadaan panik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar