Jumat, 06 Juli 2012

Paranormal Tega Setubuhi 3 Anak Kandungnya


Ilustrasi korban perkosaan

Pria 50 tahun itu masih buron dan kini dalam pengejaran polisi.


Seorang ayah bernama Abu Amar yang bekerja sebagai paranormal, dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena menjadikan tiga anak kandungnya sebagai budak seks. Pria 50 tahun itu masih buron dan kini dalam pengejaran polisi.

Pria asal Pasuruan, Jawa Timur, yang memiliki lima istri itu dilaporkan Antok, 32 tahun, putra kandungnya sendiri dari istri pertama. Abu dilaporkan karena menganggahi PP, 17 tahun, anak dari istri kedua, MT, 19 tahun, anak dari istri kedua dan TM, 25 tahun. PP adalah anak Abu dari istri kedua, MT anak dari istri ketiga, sedangkan TM anak dari istri pertama.

Menurut Antok, yang membuka warung di samping Pengadilan Negeri Jakarta Barat, terbongkarnya perbuatan ayahnya itu bermula dari pengakuan MT, pada pekan lalu yang meninggalkan secarik surat kepada ibunya, yang bernisial Mar. MT menulis curhatan bahwa ayahnya telah menidurinya berkali-kali sejak dia kelas 2 SMP, hingga kuliah.

"Adik saya merasa telah membohongi dan berdosa kepada keluarga, karena dia selama ini menutupi perlakuan bejat bapak saya," kata Antok.

Membaca isi surat itu, kata Antok, Mar, ibu kandung MT, terguncang. Mar lalu mengadu kepada adik suaminya, dan diceritakan kembali kepada keponakan dari terlapor. Dari perbincangan keluarga, ternyata istri ponakan Abu juga pernah disetubuhi oleh lelaki bejat itu.

“BD lalu mengadu ke saya. Mendapat informasi itu, saya mengamuk. Waktu saya mengamuk orangtua saya kabur,” kata Antok.

Antok kemudian cerita kepada kakaknya, berinisial TM. Celakanya lagi, TM malah mengaku pernah disebadani ayahnya itu. Terbongkarnya kasus ini sekaligus terungkap bahwa PP, 17 tahun, adik perempuan Antok juga mengalami nasib serupa. PP juga kerap dijadikan budak seks oleh ayahnya.

"Tiga adik saya diperlakukan seperti binatang oleh bapak saya," katanya.

Menurut Antok, ketiga korban disetubuhi ayahnya di ruang praktik pengobatan alternatif milik ayahnya di kawasan Slipi, Kavling 70, Jakarta Barat. Berbagai macam modus digunakan untuk melampiaskan nafsu seksnya kepada tiga putri kandungnya itu.

Dari mulai modus menasihati, hingga ancaman tidak akan membayarkan uang sekolah jika korban tidak mau melayani nafsu seksnya. "Kalau Adik saya yang MT pernah dinasihati di dalam ruang praktiknya karena adik saya nakal. Di ruangan itu, adik saya dikerjain sama bapak saya. Kalau adik saya yang lain setiap dia meminta uang sekolah, harus mau disetubuhi dulu," katanya.

"Kalau kakak saya yang TM itu disebadani bapak di kamar," tambahnya.

Abu memiliki istri lima dan tinggal di Kavling 70, Slipi, Jakarta Barat. Abu tinggal bersama istri ketiganya. Sedangkan dua istri lainnya hidup terpisah. Kepada polisi, Antok menyerahkan sejumlah barang bukti, di antaranya alat kelamin pria palsu bergetar atau dildo. (adi)

• VIVAnews   

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar