Rabu, 04 Juli 2012

Pro & Kontra Foto Sensual Terhadap Kehidupan Seks Pernikahan

imgDengan berkembangnya aplikasi foto dan social media, banyak terjadi masalah akibat pasangan muda yang kerap meng-upload momen intim mereka. Penelitian ini justru membuktikan bahwa foto sensual dapat menyelamatkan kehidupan seks pasangan yang mulai hambar.
 
Pernahkan terlintas untuk membuat foto sensual bersama pasangan sebagai koleksi pribadi? Jika tidak, Anda berada di jalur yang aman, mengingat saat ini banyak visual sensual yang dibuat pasangan, bocor menjadi konsumsi publik. 

Namun bagi beberapa konsultan seks dan pernikahan dunia, foto sensual dapat menjadi hal yang dapat menyelamatkan kehidupan seks pasangan yang mulai hambar.

Seorang foto editor ternama bernama Jodie Abrams, banyak mengedit foto sensual pasangan. Menurutnya, hal ini tidak hanya membuat pasangan dapat bernostalgia pada visual yang penuh memori, namun juga melepaskan ketegangan terhadap hal-hal yang intim, serta membantu mengembangkan ide dan kreativitas untuk berkreasi nantinya.

Foto yang dimaksud Abrams bukanlah adegan-adegan vulgar seperti yang dilakukan bintang porno, melainkan yang memiliki perspektif seni yang terkonsep. Contohnya foto yang memanfaatkan cahaya lilin untuk membangun ambien romantis seperti dikutip dari redbookmags.

Menyikapi fenomena ini, tidak perlu memaksakan untuk langsung menciptakan foto tersebut, mengingat banyaknya oknum fotografi yang sulit dipercaya. Cobalah mengakalinya dengan foto polaroid yang tak menggunakan negatif film, kemudian simpan di safety deposit box. Foto-foto 'intim' tersebut dapat menjadi saksi bisu saat kehidupan berpasangan mulai didera arus pasang, dan mungkin dapat menjadi pengingat apa yang Anda berdua miliki sebelumnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar