Selasa, 03 Juli 2012

Saat Hamil, Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Traveling dengan Pesawat

img Ingin melakukan perjalanan jauh dengan pesawat saat sedang hamil? Sebaiknya perhatikan beberapa hal agar tidak membahayakan kehamilan.
 
"Wanita yang hamil tanpa komplikasi aman melakukan perjalanan dengan pesawat walaupun sudah hamil sembilan bulan. Namun, pada kondisi tertentu, banyak wanita yang terpaksa tidak melanjutkan perjalanan karena terjadi masalah pada kehamilan mereka saat penerbangan," ungkap Griff Jones, seorang dokter spesialis ibu hamil di rumah sakit Ottawa, Kanada pada Today Parenting. 

Apa saja kondisi yang harus diperhatikan untuk ibu hamil yang ingin naik pesawat? Berikut ini penjelasan dari Jones:

1. Penggumpalan Darah
Selama masa kehamilan, Anda cukup rentan terhadap penyumbatan darah pada kaki karena alirannya terhambat di sekitar panggul. Hal tersebut disebabkan oleh beban kehamilan serta hormon pelebar pembuluh darah. Belum lagi ditambah dehidrasi akibat udara yang kering di pesawat. Selain itu, sempitnya kursi juga bisa meningkatkan risiko penggumpalan darah. 

Untuk mengatasinya, siapkan sebotol air agar bisa diisi ulang sehingga Anda akan selalu terhidrasi selama penerbangan. Gunakan kaus kaki tebal dan keluar dari kursi setiap jam supaya tubuh lebih banyak bergerak. Usahakan pilih kursi di dekat pintu darurat yang biasanya memiliki ruang cukup lapang untuk meluruskan kaki.

2. Tekanan Darah Tinggi
Jika Anda mempunyai tekanan darah tinggi, sebaiknya pikirkan kembali saat ingin melakukan perjalanan udara. Tekanan darah tinggi dikaitkan dengan aliran darah yang kurang maksimal ke janin. Pada ketinggian 30.000 kaki, oksigen yang Anda peroleh lebih rendah. Kalau aliran darah dalam janin terganggu ini bisa membahayakan kehamilan Anda. 

"Wanita yang melahirkan lebih awal atau prematur risikonya lebih tinggi terhadap Anda dan janin," ujar Jones. Maka dari itu, lebih baik rencanakan perjalanan dari awal kehamilan dan perhatikan beberapa hal yang bisa membahayakan kesehatan diri sendiri serta bayi dalam kandungan Anda.

3. Konsultasikan ke Dokter
Jones menyarankan bahwa wanita hamil sebaiknya konsultasi dahulu dengan dokter kehamilan sebelum melakukan perjalanan dengan pesawat terbang. Anda juga harus mendiskusikan dengan pihak maskapai penerbangan tentang kebijakan-kebijakan yang mencakup perawatan hingga penanganan bila terjadi komplikasi kehamilan. Supaya lebih aman, datang ke dokter sebelum berangkat. Konsultasikan apakah kehamilan Anda aman untuk perjalanan jauh melalui jalur udara? Jika berisiko, sebaiknya tunda rencana Anda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar