Senin, 09 Juli 2012

Wahana Pelestarian Budaya Batak

HeadlineUpaya pelestarian budaya terus dilakukan, termasuk diantaranya budaya Batak agar tidak ada pengakuan kembali dari negara tetangga seperti Malaysia.
 
Nah, untuk tetap melestarikan budaya Batak, salah satu marga Batak yakni Simbolon menggelar acara 'Pesta Bolon' guna tetap melestarikan budaya Batak dan mempromosikan Danau toba.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung mulai 1-7 juli 2012 di Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan ini merupakan pesta akbar warga Batak. Pesta tiap lima tahun sekali ini bertujuan melestarikan budaya Batak, adat budaya yang dilindungi oleh negara, selagi masih hidup.

Tak hanya itu, acara itu sekaligus menggali budaya Batak untuk senantiasa dikenali generasi muda dan tidak cepat punah.

Ketua Panitia Pesta Bolon Simbolon, Brigjen TNI. Anthon Simbolon menjelaskan kegiatan ini untuk marga Simbolon, konsoldasi keturunan Ompu Raja Bolon se Indonesia yang dulunya diselenggarakan seluruh dunia. Namun tahun ini, panitia tidak undang dari luar negeri.

"Ini merupakan wahana pelestarian nilai-nilai dan budaya Batak agar tidak cepat lekang dimakan waktu," jelas Anthon, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Pesta Bolon Simbolon ini dimaksudkan untuk melestarikan budaya Batak sebagai warisan leluhur yang bernilai tinggi dihadiri sekitar 30.000 warga Batak dari Jabodetabek.

Selain itu, sambung Anthon, kegiatan ini juga merupakan wahana agar masyarakat Batak di berbagai daerah perantauan tetap mengenal akar budaya mereka.

Anthon menambahkan dalam rangkaian HUT PSBI ke-5, selain pagelaran pesta bolon simbolon juga akan dilangsungkan kongres PSBI yang akan memilih fungsionaris organisasi tersebut untuk periode 2012-2017.

"Kongres ini akan diikuti sebanyak 85 perwakilan PSBI yang ada di seluruh Indonesia serta mendengarkan laporan pertanggungjawaban kepengurusan saat ini," ujarnya. [mor]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar