Rabu, 16 Mei 2012

Kasus dana BOS, Nursia Nainggolan ditahan Polres Samosir


Satu lagi tersangka korupsi masuk Rumah Sakit Umum Hadrianus Sinaga, Pangururan, yaitu mantan kepala SD di Kecamatan Ronggurnihuta, Nursia Nainggolan. Ia tiba-tiba naik tensi saat akan dimasukkan ke dalam tahanan Polres Samosir tadi sore, 15 Mei 2012.
Nursia boru Nainggolan S.Pd. terlibat kasus korupsi gara-gara masalah dana BOS. Polisi menetapkan statusnya sebagai tersangka karena dia diduga menggelembungkan jumlah siswa di SD Sideak Bariba, tempat tugasnya yang lama.
“Kepala sekolah Nursia Nainggolan sudah diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka sehari sebelumnya, dan langsung diamankan,” kata BKO Reskrim Polres Samosir Iptu Lalu Musti Ali.
Penggelembungan dana BOS dilakukan Nursia Nainggolan sewaktu memimpin Sekolah Dasar di Desa Sideak Bariba, Kecamatan Ronggurnihuta, tahun ajaran 2009/2010, sejak Januari sampai Desember. Ia menambah 11 siswa yang sebenarnya tidak ada, sehingga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp30 juta.
Pukul 16.30 sore tadi, Nursia dituntun suaminya keluar dari ruangan Tipikor Polres Samosir bersama seorang guru. Nursia tampak lesu. Mereka bertiga turun dari lantai II menuju unit pemeriksaan kesehatan di lantai I.
Saat menjalani cek kesehatan, tiba-tiba Nursia Nainggolan naik tensi hingga 220. “Saya tidak sanggup,” kata Nursia.
Petugas unit kesehatan Polres Samosir masih menunggu kondisi kesehatan Nursia Nainggolan pulih untuk bisa dimasukkan ke dalam tahanan.
Pukul 18.20 Nursia Nainggolan dibawa ke Rumah Sakit Hadrianus Sinaga. Saat itu dia sudah berstatus tahanan.

Kasus Nursia Nainggolan, Penas Sitanggang manajer BOS

Pada masa pelaksanaan dana BOS tersebut, Penas Sitanggang adalah Manajer BOS di Dinas Pendidikan Kabupaten Samosir. Tapi pada awal 2012 lalu Penas Sitanggang sudah pindah tugas sebagai Kepala Bagian Perlengkapan di Kantor Bupati Samosir.

Koran Tapanuli Online menghubungi Penas lewat telepon. Dia mengaku belum mengetahui tentang Nursia Nainggolan yang sudah tersangka kasus korupsi dana BOS. Penas Sitanggang langsung memutuskan pembicaraan ketika wartawan menanyakan tentang dana BOS.

Sebelumnya Maringan Simbolon, staf ahli Bupati Samosir, pekan lalu juga naik tensi saat akan masuk tahanan dalam kasus pengadaan empat truk di Dinas Perhubungan. Kemarin Maringan sudah diberangkatkan ke Medan untuk dirawat oleh dokter
sumber:korantapanulionline.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar