Senin, 21 Mei 2012

Kini Jantung Janin Bisa Dipantau dengan Bluetooth

imgBiasanya dokter mengecek jantung bayi yang belum lahir atau janin dengan menggunakan stetoskop. Namun seiring berjalannya waktu, sistem pemantauan detak jantung janin dengan menggunakan jaringan bluetooth.
 
Alat yang murah dan akurat ini telah dikembangkan oleh dua peneliti dari India untuk perawatan jangka panjang terhadap ibu hamil di rumah.

Vijay Chourasia dari LNM Institute of Information Technology, Jaipur dan Anil Kumar Tiwari dari Indian Institute of Technology Rajasthan, Jodhpur menjelaskan bagaimana teknologi phonocardiography pada janin setara dengan stetoskop modern pada perawatan janin sebelum melahirkan.

Sistem tersebut telah diadaptasi agar dapat mengaktifkan Bluetooth sehingga pemantauan jantung janin dapat dilakukan tanpa pengulangan intervensi dan datanya bisa dianalisis oleh komputer personal atau dinilai langsung oleh staf perawatan kesehatan.

Dalam studi yang dipublikasikan di International Journal of Computers in Healthcare tersebut disebutkan bahwa sistem Bluetooth telah diujikan pada janin yang ada dalam kandungan 33 wanita pada berbagai tahap kehamilan, lalu data tersebut dibandingkan dengan data yang diperoleh melalui teknik pergeseran USG berbasis Doppler.

Hasilnya, sistem Bluetooth menunjukkan tingkat akurasi yang sangat tinggi dalam perbandingan yaitu 98 persen.

Seperti dilansir dari medicalnewstoday, Senin (21/5/2012), tim peneliti ini pun berusaha menunjukkan bahwa menggunakan Bluetooth menghindari adanya kabel berantakan dan sistemnya mengkonsumsi daya yang rendah, selain itu sistem ini portabel atau bisa dibawa kemanapun dan mudah digunakan bagi calon ibu.

Phonocardiography sendiri bersifat non-invasif, tidak memancarkan ultrasound atau energi lain dan sepenuhnya aman.

Alat ini dipastikan oleh kedua peneliti sebagai alat yang sempurna untuk mendeteksi masalah anomali jantung pada janin dengan biaya yang rendah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar