Kamis, 29 Desember 2011

6 Kebiasaan Sebelum Tidur yang Merusak Jadwal Tidur



img
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
 Gangguan tidur telah dialami oleh banyak orang. Sebelum mencoba mengonsumsi obat tidur, ada baiknya memeriksa ulang rutinitas saat malam hari. Beberapa ritual favorit saat malam hari dapat menyebabkan masalah gangguan tidur. 

Menurut sebuah studi terbaru oleh National Sleep Foundation, diperkirakan 65 persen orang Amerika mengalami masalah tidur beberapa malam setiap minggu. Tidur terlalu sedikit dihubungkan dengan peningkatan risiko obesitas dan depresi. 

Sedangkan obesitas dan depresi pun lama-kelamaan dapat mengarah pada perkembangan penyakit kronis. Kurang tidur memang memiliki dampak yang nyata pada kesehatan secara keseluruhan. 

Berikut 6 kebiasaan sebelum tidur yang dapat menyebabkan gangguan tidur seperti dikutip dari MSNHealth, Rabu (28/12/2011) antara lain: 

1. Pergi tidur lebih cepat 

Banyak orang mempunyai persepsi bahwa tidur cepat hanya berlaku untuk anak-anak. Lakukan perawatan ekstra untuk mempertahankan jadwal tidur, terutama pada akhir pekan. 

Tubuh merespon rutinitas. Sehingga jika telah terbiasa tidur larut malam, maka tubuh akan terbiasa. Oleh karena itu, maka perlu dibiasakan untuk tidur lebih cepat. 

2. Membawa buku ke tempat tidur 

Membaca buku sebelum tidur telah menjadi kebiasaan bagi banyak orang. Masalahnya adalah, tubuh telah beradaptasi dengan kemungkinan bahwa rutinitas tidak akan pergi tidur hingga setelah membaca buku. 

Karena tubuh sangat mudah merespon rutinitas. Jika ingin tetap ingin mempunyai waktu membaca, maka sebaiknya luangkan waktu membaca saat sore hari bukan sebelum tidur. 

3. Melakukan pekerjaan yang menggunakan komputer atau laptop 

Layar komputer yang terlalu terang dapat merangsang otak. Selain itu, melakukan pekerjaan sebelum tidur dapat membuat tidur menjadi tidak nyenyak karena pikiran tidak tenang. 

Maka sebaiknya beri jeda waktu antara mengerjakan pekerjaan dan ketiak akan mulai pergi tidur. Sebelum pergi tidur, setidaknya harus meluangkan waktu untuk merilekskan tubuh dan pikiran. 

4. Masih memakai tempat tidur dengan kondisi yang kurang bagus 

Kualitas tempat tidur tentunya juga akan mempengaruhi kualitas tidur. Hal yang sama juga berlaku untuk bantal dan selimut. Kenyamanan ruang tidur sangat mempengaruhi kualitas tidur, maka sebaiknya ketika mendekorasi ruang tidur harus senyaman mungkin. 

5. Menggunakan alarm dengan lampu penerang yang silau 

Silau yang muncul dari jam dapat mengganggu ketika mencoba untuk tidur. Jam dinding atau jam meja yang menyala dalam terang memang memudahkan untuk dibaca. Namun, adakalanya justru dapat mengganggu ketika mencoba untuk tidur. 

6. Berolahraga sebelum tidur 

Berolahraga atau latihn fisik ketika siang hari akan membuat segar selama berjam-jam. Aktivitas fisik yang intens dapat menaikkan suhu tubuh dan memompa energi, sehingga mengganggu transisi menuju ketenangan dalam tidur. 

Oleh karena hal tersebut, maka jangan berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur. Jeda antara olahraga dan tidur malam idealnya setidaknya 3 jam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar