Rabu, 28 Desember 2011

Mencegah Bayi Lahir Prematur

Bayi prematur berisiko tinggi mengalami gangguan kesehatan.


Pipiet Tri Noorastuti, Lutfi Dwi Puji Astuti
  (dok. Corbis)

 Melahirkan bayi sehat menjadi impian setiap calon ibu. Untuk itu, penting menjaga kesehatan ibu dan janin agar bayi terlahir sempurna pada usia matang kehamilan ibu, sekitar 9 bulan 10 hari. Jangan biarkan bayi terlahir prematur karena sangat berisiko mengalami masalah kesehatan.

Ditemui dalam acara Women Health Expo 2010, 6 Februari 2010, dokter ahli kandungan dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Dwiyana Ocviyanti, mengatakan, banyak hal yang perlu diketahui agar kesehatan janin dan ibu tetap terjaga hingga waktu kelahiran tiba.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan selama masa kehamilan untuk mencegah kelahiran bayi prematur,

1. Jangan kerja terlalu berat atau kelelahan
2. Tidur yang cukup 7-8 jam per hari. Kurang tidur pada ibu hamil bisa memicu anemia dan berisiko menyebabkan pre-eklamsia. Ibu hamil yang mengidap pre-eklamsia juga terjadi akibat tekanan darah tinggi dan kadar protein berlebih dalam urine.
3. Hindari pikiran berat atau stres
4. Penuhi kebutuhan nutrisi ibu dan janin
5. Jangan biarkan terjadi infeksi pada gigi karena bisa mengganggu kehamilan
6. Jika terjadi keputihan, waspadalah, karena bisa jadi Anda terkena infeksi
7. Waspadai pula infeksi kandung kemih
 VIVAnews

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar