Selasa, 17 Januari 2012

6 Tanda Anda & Kekasih Cocok untuk Menikah

img Menikah dengan seseorang merupakan sebuah keputusan besar dan perlu dipikirkan dengan matang. Sebagai wanita, terkadang Anda mungkin terbersit keraguan, apakah Anda dan kekasih sebenarnya cocok untuk tidak.
 
Dr. Jacqueline Del Rosario, yang dikenal sebagai America's Marriage Doctor mengatakan, sebenarnya ada tiga hal penting yang pasangan setidaknya punya pemikiran sama. Pasangan menikah sebaiknya punya kesamaan visi dan misi soal uang, keluarga dan seks.

Selain tiga hal tersebut, menurut wanita yang pernah meluncurkan talk show radio 'Making Marriage Work' itu juga mengatakan ada enam pertimbangan lainnya untuk mengetahui apakah Anda dan kekasih cocok atau tidak untuk menikah. Berikut enam hal tersebut, seperti dikutip dari The Stir:

1. Punya Nilai yang Sama
"Meskipun Anda dan dia tidak harus selalu punya pemikiran yang sama (tentu saja akan membosankan), tapi Anda dan pasangam tetap harus punya dasar nilai dan moral yang sejalan," ujar Del Rosario.

Pendiri dan CEO of ReCapturing the Vision International itu menegaskan, sebuah pernikahan tidak akan berhasil apabila pasangannya punya nilai yang berbeda. Misalnya saja, Anda merasa tidak masalah mengenakan busana apapun. Tapi menurut pasangan, sebagai wanita Anda harus tahu batasan-batasannya. Suatu hari nanti perbedaan soal nilai ini bisa jadi masalah besar.

2. Punya Sifat yang Bisa Saling Menyeimbangkan
Menurut Del Rosario, kalaupun Anda dan calon suami punya sifat yang berbeda, kalian tetap harus bisa menjadi Yin dan Yang. Perbedaan itu entah bagaimana tetap bisa menciptakan harmoni di antara Anda dan pasangan. Perbedaan tersebut bisa membuat Anda dan dia saling belajar dan menguatkan satu sama lain.

3. Mau Bekerjasama & Berusaha
Sebuah pernikahan tidak akan berhasil jika hanya satu pihak yang terus berusaha untuk membuat hubungan tersebut langgeng dan harmonis. Del Rosario menegaskan, Anda dan pasangan harus punya kesamaan pandangan soal seberapa kalian mau berusaha untuk menciptakan pernikahan sehat dan bahagia. Anda sebaiknya tahu, apakah memang Anda dan calon suami bisa menyelesaikan konflik sebagai sebuah tim? Pernikahan sama dengan bekerja, Anda dan si dia tidak bisa menyelesaikan sendiri sebuah masalah.

4. Punya Ketertarikan
Memang wajah dan penampilan bisa memudar karena usia, tapi selama ketertarikan itu tetap ada, sebuah hubungan pernikahan bisa terus bertahan. "Ketertarikan itu baik fisik maupun emosional," jelas Del Rosario yang sudah menikah selama 20 tahun itu.

5. Bicara Bahasa 'Cinta' yang Sama
Maksud dari poin kelima Del Rosario ini adalah Anda dan pasangan bisa saling memahami, menghormati, menghargai satu sama lain dalam hal kebutuhan seksual, percintaan dan emosional. Setelah menikah, Anda dan suami harus mau berusaha agar kehidupan seksual tidak berjalan membosankan seiring makin lamanya usia pernikahan. Tentu saja perlu usaha dari keduabelah pihak untuk membuat hal itu berhasil.

6. Bisa Menerima Pasangan Apa Adanya
Menurut Del Rosario, sebuah hubungan pernikahan sebaiknya didasarkan pada pertemanan solid yang bisa bertahan meski diterpa berbagai cobaan. "Anda harus bisa mengatakan kalau si dia adalah sahabat terbaik Anda," ujarnya. Kalau Anda sudah menemukan kekasih yang juga bisa jadi sahabat terbaik Anda, jangan ragu jika diajak menikah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar