Selasa, 13 Maret 2012

Penting! Cara Berhenti Jadi Pacar yang Suka Mengomel

img Mengomel merupakan salah satu kebiasaan buruk wanita yang membuat pria tidak betah lama-lama berada di sampingnya. Mungkin Anda ingin semua perkataan didengarkan atau dituruti pasangan, tapi jika disampaikan dengan mengomel dan membicarakan hal-hal yang tak jelas juntrungannya justru akan membuat si dia 'ngeloyor' pergi bahkan membuat hubungan hancur.
 
Agar perkataan didengar kekasih, mulailah dengan berhenti mengomel dan belajar menyampaikan sesuatu dengan bijak dan lebih berwibawa. Seperti dilansir All Women Stalk, ini tujuh cara agar Anda berhenti jadi pacar yang suka mengomel.

1. Beri Waktu Santai
Jangan mencecarnya dengan sejuta pertanyaan sekaligus, karena hal itu akan membuatnya lelah mendengarkan Anda dan jadi tidak fokus pada maksud sebenarnya yang ingin disampaikan. Mungkin Anda sudah tidak sabar mendengarkan penjelasan dari tindakan sebelumnya yang membuat kesal, tapi berilah dia waktu beberapa menit untuk menjawab sebelum melontarkan pertanyaan selanjutnya. Si Dia akan lebih responsif dan lebih fokus menanggapi.

2. Terlalu Banyak Informasi
Inilah kebiasaan yang sering wanita lakukan; terlalu banyak berbicara. Misalnya dalam suatu acara pesta, pria tidak perlu tahu bagaimana Anda ingin undangan dilipat atau berapa orang yang akan hadir di acara makan malam yang Anda adakan. Pria hanya perlu sesuatu yang spesifik, bukan penjelasan mendetail dan panjang lebar. Saat berbicara dengan pria, ucapkan secara singkat namun informatif.

3. Perhatikan Nada Suara
Saat Anda ingin membiasakan diri untuk menghentikan kebiasaan ngomel, latihlah suara agar tetap tenang dan dan rendah. Sekali Anda meninggikan suara atau berteriak, maka Anda akan terdengar sedang merengek.

4. Jaga Perilaku
Pria akan malas merespon wanita yang berbicara sambil berkacak pinggang dan dengan wajah merengut. Jika Anda terganggu dengan perlakuan si dia, ingat untuk menenangkan diri sebelum membuka pembicaraan tentang masalah tersebut. Jika dia melihat Anda tetap tenang, dia akan menuruti semua kemauan Anda.

5. Meminta, Bukan Memerintah
Saat berhadapan dengan pria, Anda sebaiknya menggunakan kata-kata yang tepat. Hindari kalimat yang terkesan memerintah, misalnya "Kamu harus ..." atau "Jangan begitu..." tapi ucapkan dengan kata, "Bisakah kamu..." atau "Mungkin akan lebih baik jika kamu..." Percayalah, penggunaan kata akan menghasilkan perbedaan (positif) yang besar.

6. Berhenti Bicara
Ada saatnya Anda harus berbicara, tapi ada waktunya pula untuk diam dan menahan diri. Jika Anda melihat pasangan mulai terganggu dengan omelan Anda, mungkin bukan saat yang tepat untuk membahas masalah yang pernah terjadi minggu lalu. Ingatlah perasaan pria juga terkadang sensitif, jika dia mulai frustasi dengan sikap Anda bisa berakhir dengan pertengkaran.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar