Jumat, 16 Maret 2012

Kenali Gejala Gangguan Batu Empedu

Saat makan, rasa nyeri di bagian perut bisa semakin buruk.


Jangan pernah menyepelekan rasa nyeri pada perut, terutama di bagian kanan atas. Bisa jadi, itu pertanda kalau Anda mengalami gangguan batu empedu. Rasa nyeri ini, kadang menyebar hingga punggung atas atau bagian belikat.

Gejala ini bisa terus-menerus terjadi, atau datang dan pergi. Saat makan, rasa nyeri juga bisa semakin buruk. Tak heran, kalau banyak orang cenderung telat mengetahui saat mengalami gangguan batu empedu karena menganggapnya hanya sakit perut biasa.

Lalu, apa pemicunya? Batu empedu ini, seperti dilansir dari webmd.com, terbentuk ketika kolesterol dan zat lain yang ditemukan dalam kantung empedu mengeras dan menjadi seperti batu. Batu ini juga dapat terbentuk jika kantong empedu tidak kosong seperti seharusnya.

Biasanya, ini terjadi pada orang-orang yang kelebihan berat badan atau yang mencoba untuk menurunkan berat badan dengan cara cepat. Ukuran batu, bisa lebih kecil dari sebutir pasir atau sebesar bola golf.

Sebenarnya, sebagian besar batu empedu tidak menyebabkan masalah. Tapi, jika batu tersebut memblokir saluran empedu, akan muncul rasa sakit disertai demam dan menggigil. Kulit juga terlihat putih pucat dan mata jadi kekuningan.

Batu di saluran empedu ini, jika tak segera ditangani bisa meningkatkan risiko terjadinya pembengkakan pankreas (pankreatitis). Gejala ini juga bisa jadi tanda dari kandung empedu yang terinfeksi. Jadi, segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami sakit mendadak atau rasa tidak enak di perut atau dada. (umi)


• VIVAnews 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar