Sabtu, 31 Maret 2012

Tiga Orang Tewas Dijadikan Tumbal di Meksiko

Mereka memotong nadi korban dan menampung darahnya di sebuah mangkuk, untuk persembahan.


Patung Santa Muerte di Meksiko (REUTERS/Edgard Garrido)

Delapan orang ditahan aparat negara bagian Sonora, Meksiko, atas pembunuhan terhadap tiga orang sejak tahun 2009. Para korban dibunuh untuk dijadikan tumbal persembahan oleh para anggota sekte aliran sesat ini.

Dilansir dari CNN, Jumat, 30 Maret 2012, para pelaku yang masih satu keluarga ini telah lama menjadi anggota Santa Muerte, atau Santo Kematian. Badan Investigasi kepolisian Sonora mengatakan, salah satu pelaku masih berusia 15 tahun.

Ketiga korban dibunuh antara tahun 2009 hingga Februari 2012. Juru bicara kepolisian Sonora Jose Larrinaga mengatakan, ketiganya yang salah satunya baru berusia 10 tahun, dibunuh dan darah mereka dipersembahkan di altar Santo Kematian, yang digambarkan sebagai tengkorak berjubah yang membawa arit.

"Mereka memotong nadi korban ketika mereka masih hidup. Lalu menampung darahnya di sebuah mangkuk sampai mereka mati kehabisan darah," kata Larrinaga

Persembahan darah ini mereka lakukan demi mendapatkan perlindungan ataupun kekebalan. Tubuh para korban ditemukan di lahan bekas pertambangan di Nacozari de Garcia, sekitar 250 kilometer utara Hermosillo, ibukota Sonora.

Gubernur Sonora, Guillermo Padres Elias, mengatakan bahwa ini adalah kali pertama terungkapnya pembunuhan oleh para pengikut Santa Muerta.

Santa Muerte sendiri adalah sebuah kepercayaan yang memadukan keyakinan Katolik dan pagan. Walaupun santo kematian tidak diakui oleh otoritas Gereja Katolik, namun aliran setan ini memiliki banyak pengikut di Sonora dalam beberapa tahun terakhir.
•sumber: VIVAnews 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar