Kamis, 09 Februari 2012

Diet untuk Pangkas Lemak di Pinggul & Paha

imgKesal dengan lemak di perut yang tak kunjung hilang, atau punggung Anda terlihat berlipat ketika memakai bra? Masalah kelebihan lemak atau kegemukan pada bagian tubuh tertentu memang kerap dialami banyak wanita. Sebagian merasa pahanya terlalu besar, sebagian lagi tak percaya diri dengan lemak di bawah lengan yang menggelambir.

Sebenarnya, apa penyebab kegemukan hanya terjadi di area tubuh yang spesifik? Dokter Naturopathy Max Tomlinson menjawab, kondisi ini sering disebabkan karena faktor hormonal. Masalah kegemukan ini bisa semakin parah akibat gaya hidup yang menyebabkan hormon tidak seimbang seperti diet tidak sehat, stres, polusi dan kurang olahraga.

"Banyak proses yang terjadi dalam tubuh, yang dikoordinasi oleh hormon, dan hormon juga yang mengatur di mana tubuh menyimpan lemak," tutur Max, seperti dilansir Daily Mail.

Max yakin bahwa setiap bagian tubuh penyimpan lemak (baik itu perut, lipatan bra, paha atau bokong) disebabkan oleh aktivitas atau ketidakaktifan hormon tertentu. Kabar baiknya, masalah kegemukan ini bisa diatasi dengan memperbaiki ketidakseimbangan hormon melalui diet tepat, olahraga teratur, asupan suplemen dan perubahan gaya hidup yang lebih sehat.

Sebagai langkah awal, Max merekomendasikan beberapa pola diet untuk menghilangkan lemak di bagian tubuh tertentu. Pola diet seperti apa?

1. Lemak 'Menyembul' di Pinggul
Tumpukan lemak yang menyembul di bagian belakang saat Anda mengenakan celana jeans (biasa disebut love handle) bisa jadi tanda adanya masalah pada hormon insulin. Hormon ini mengatur tingkat gula darah. Makanan dengan kadar gula tinggi akan memaksa tubuh memproduksi lebih banyak insulin, pengeluaran glukosa meningkat dan akhirnya menyebabkan lemak tertumpuk pada pinggul. 

Untuk membatasi produksi insulin yang berlebihan dan 'memangkas' lemak di pinggul, Anda harus mengatur asupan gula dan karbohidrat dalam diet. Jalani pola diet ala Mediterania (banyak konsumsi buah dan sayuran segar, ikan, sedikit daging, minyak sehat). Perbanyak makanan kaya antioksidan seperti kayu manis, cengkeh, kunyit, herbal, cabai, cranberry, blueberry, brokoli dan teh hijau. Makanan kaya antioksidan berfungsi membantu mengurangi peningkatan insulin. Hindari makanan yang diproses seperti roti tawar, biskuit, cake, keripik, sereal dan minuman bersoda.

2. Tonjolan Lemak pada Lipatan Bra
Tonjolan lemak pada lipatan bra tentunya sangat mengganggu penampilan. Jika ini terjadi pada Anda, bisa berarti tanda aktivitas thyroid yang lamban. Kelenjar ini mengatur seberapa banyak tubuh membakar kalori dari makanan. Kinerja thyroid yang lambat bisa menyebabkan penumpukan pada punggung, kenaikan berat badan, kelelahan dan depresi.
 
Beberapa jenis makanan mentah bisa mengganggu fungsi kelenjar thyroid. Jadi batasi konsumsi brokoli, kol, lobak, peach, produk olahan dari kedelai, bayam dan stroberi segar. Jika ingin mengonsumsinya, masaklah dengan kematangan yang tepat agar senyawa-senyawa pengganggu thyroid hilang. Tingkatkan asupan yodium dan selenium yang terdapat pada beras merah, bawang putih, rumput laut, ati sapi/ayam, bawang bombay, salmon, tuna dan gandum utuh.

3. Lemak Menggelambir pada Lengan
Tumpukan lemak pada bagian bawah lengan atas Anda bisa disebabkan menurunnya level testosteron, dan biasanya terjadi saat wanita menginjak usia paruh baya. Meningkatkan testosteron, bersama dengan latihan intensif bisa membantu menjaga bentuk lengan yang ideal.

Kurangi konsumsi gula dan karbohidrat halus (nasi putih, roti tawar, tepung terigu) dalam diet Anda. Gula dan karbohidrat non-kompleks bisa meningkatkan gula darah, dan kondisi ini bisa menurunkan produksi testosteron. Perbanyak asupan lemak sehat yang banyak terdapat pada salmon, alpukat dan biji rami. Selain lewat makanan, level testosteron juga bisa ditingkatkan dengan tidur yang cukup, rileks dan menghindari stres.

4. Paha dan Bokong Besar
Hormon estrogen pada wanita meningkatkan penyimpanan lemak di sekitar lutut ke atas (paha dan bokong). Banyak wanita yang mengalami kelebihan estrogen baik dari konsumsi makanan --daging ternak-- maupun unsur sintetis yang terdapat pada bahan kimia di perabotan plastik dan lapisan anti lengket. Makanlah lebih banyak buah, sayur dan gandum utuh, karena mengandung zat khusus yang membantu membuang estrogen yang tak terpakai. Hindari minuman beralkohol, kopi, obat penghilang rasa sakit dan minuman berpengawet.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar