Sabtu, 10 Desember 2011

"AKU TELAH MATI UNTUKMU"


Peringatan St. Miltiades, Paus dan St. Yohanes Roberts

Mat.17:9a.10-13

Benarlah bahwa para nabi tidak pernah melihat atau merasakan wujud-nyata dari ramalan atau mimpi mereka; Para pejuangpun akhirnya terbunuh ketika membela tanah airnya demi mendapatkan kebebasan/kemerdekaan sementara mereka sendiri hanya mendapatkan penghormatan dari generasi berikutnya sebagai pahlawan kalaupun jasa mereka diketahui atau dikenang.

Hari ini, ada yang lebih dari sekedar nabi atau pahlawan. Ia berkata, “Anak Manusia akan menderita oleh mereka.” Dan, sungguh kata-kata-Nya terbukti benar ketika Ia harus menderita, didera, dipukul bahkan mati di salib hanya untuk saudara dan aku. Sungguh, Ia telah mati untukmu dan untukku, ya, untuk kita semua.

Sekarang Yesus sudah tidak ada secara fisik, tapi Dia adalah Yang Ilahi, Dia adalah Tuhan, yang selalu rindu untuk melihat bagaimana kita menggunakan jasa-jasa-Nya untuk mendapatkan kembali tempat di Hati Allah. Ia telah  membayar hutang dosa kita dengan Darah-Nya sendiri sehingga hubungan antara Allah dan kita bisa terjalin kembali seperti semula. Apa yang bisa kita perbuat sekarang, khususnya di masa advent ini adalah bertobat...bertobat dan bertobat, sebab hanya dengan jalan pertobatan, kita, sesungguhnya mempersiapkan tempat di hati kita untuk Sang Penyelamat kita, Yesus Kristus.

Semoga Yesus menemukan tempat di hati kita pada saat kelahiran-Nya nanti.


Selamat berakhir pekan untuk para sahabat,

Salam dan doaku untukmu,

***Duc in Altum*** 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar