Jumat, 09 Desember 2011

Cara Jitu Ramping Tanpa Diet Ketat

Cara Jitu Ramping Tanpa Diet KetatBerat badan tak kunjung turun, padahal sudah berdiet ketat? Jangan kecil hati. Bisa jadi selama ini Anda salah startegi. Cobalah beberapa cara jitu yang bisa membuat Anda tetap ramping bahkan tanpa diet terlalu ketat.

Bingung rasanya saat baju dan celana tidak lagi muat. Masalahnya, Anda doyan makan tapi tidak punya waktu berolahraga. Jangan khawatir. Masih ada cara-cara lain yang sederhana tapi ampuh untuk menurunkan berat badan. Cobalah ikuti strategi berikut ini:

Sarapan tiap pagi
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin sarapan memiliki indeks massa tubuh lebih rendah daripada mereka yang tidak sarapan. Orang yang tidak sarapan akan makan lebih banyak sepanjang hari dan memiliki performa kurang baik di sekolah atau di tempat kerja, dibanding orang yang sarapan.

Pakai piring kecil
Ada pepatah yang bilang 'we eat with our eyes'. Artinya, kita cenderung memutuskan memakan sesuatu tergantung dari penampilan makanan. Porsi makanan yang sama diletakkan di piring kecil dan piring besar. Makanan di piring besar akan terlihat lebih sedikit dibanding di piring kecil, sehingga kita cenderung merasa masih lapar dan akan menambah makanan. Seperti yang diungkap oleh pengarang buku Mindless Eating,Brian Wansink, PhD, dan dikuatkan oleh studi dari University of Cornell. Trik ini juga berlaku untuk mangkuk dan cangkir.

Gunakan garpu besar
Kebalikan dengan penggunaan piring. Sebuah penelitian di Italia menyebutkan bahwa ada hubungan antara ukuran garpu dan tingkat konsumsi. Orang yang memakai garpu lebih kecil makan lebih banyak daripada yang menggunakan garpu besar.

Minum air sebelum makan
Meminum 2-3 gelas air putih sebelum makan diyakini dapat menurunkan berat tubuh lebih cepat daripada minum setelah makan.

Makan dengan pria
Seorang psikolog menemukan fakta unik bahwa wanita akan makan lebih sedikit jika sedang bersama pria. Mungkin hal ini berhubungan dengan usaha menjaga image.

Sembunyikan cemilan tak sehat
Jauhkan cemilan yang dapat membuat gemuk dari jangkauan tangan dan mata. Kita cenderung tergoda untuk ngemil jika melihat bungkusan snack berada di sekitar kita.

Hindari ngemil di malam hari
Insomnia atau terpaksa begadang sering mendatangkan rasa lapar di malam hari. Biasanya, untuk menghentikan 'nyanyian' di perut, kita ngemil atau bahkan makan berat. Padahal, aktivitas di malam hari sangat minim, sehingga kalori tidak dapat dibakar oleh tubuh. Solusinya, tetapkan jam berapa makan untuk terakhir kalinya setiap hari,lalu sikat gigi. Dengan begitu, Anda akan malas mengotori mulut dan gigi Anda dengan makanan atau minuman. Jika masih lapar, minumlah air putih. Terkadang, otak mengirimkan sinyal yang kita artikan sebagai lapar jika tubuh kekurangan cairan.

Berteman dengan orang yang sedang diet
Lingkungan memberi pengaruh signifikan bagi kebiasaan kita. Seringkali, teman mengajak kita memanjakan diri dengan makanan lezat namun tinggi kalori. Karenanya, bergaullah dengan orang yang sedang berdiet. Anda bisa saling memberi motivasi dan berbagi informasi tentang makanan sehat. Namun, bukan berarti Anda harus meninggalkan teman lama. Semuanya tergantung kemampuan Anda menahan diri dari godaan dan keseriusan Anda untuk menurunkan berat badan.

(Odi/Odi)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar