Rabu, 11 April 2012

Ayah Tega Racuni Bayi Perempuannya

Ayah Tega Racuni Bayi PerempuannyaKarena tak menginginkan seorang anak perempuan, seorang ayah di India tega meracuni buah hatinya dengan maksud untuk membunuhnya.

Namun takdir menyatakan lain, bayi perempuan itu selamat, dan menjalani perawatan di ICU di sebuah rumah sakit di Kota Bangalore, India, Senin (9/4/2012). Sementara Umar Farooq, ayah tak berperasaan itu dicokok polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Reshma Banu, ibunda bayi malang itu, mengingat di hari Jumat, pekan lalu, suaminya membeli biskuit dan memberikannya kepada putrinya. Siapa sangka biskuit itu ternyata sudah ia taburi racun. 

"
Saya terkejut ketika ia mengatakan akan memberi makan bayi,saya terkejut ia tiba-tiba jadi menyukai anak itu. Ia mengambilmangkuk susu dari saya, memberi saya uang, dan menyuruh sayake toko terdekat. Saya pikir dia telah berubah dan mulai mencintaiputri kami," tuturnya, seperti dikutip dari Timesofindia, Selasa (10/4/2012).
Tetapi ia tidak sepenuhnya percaya kepada suaminya, ia pun kembali ke rumahnya, ketika sudah dalam perjalanan menuju toko dekat rumahnya. Ia pun dibuat terkejut ketika melihat Umar tengah membersihkan ceceran darah di mulut putrinya.
"Saya bertanya apa yang terjadi, tapi dia diam saja Tiba-tiba anak saya mulai muntah darahSaya menduga ia telah diracuni," kata Reshma.

Menyadari putrinya sudah tidak bernafas, maka ia meminta uang kepada ibu mertuanya, dan bergegas melarikannya ke rumah sakit. "Kami kembali ke rumah setelah dokter memberinya obat,"ujarnya.

Akan tetapi insiden itu, tidak membuat Umar tersadar, ia masih menginginkan putrinya meninggal dunia, untuk itu, saat semua orang di rumah sudah tertidur, ia menghampiri bayi malang itu dan menutupi wajahnya menggunakan bantal.
"Ia menekan bantal di wajahnya. Saya langsung menelepon ibu saya, dan kakak ipar saya, dan membawa anak itu ke Rumah Sakit Bowring," kenang Reshma dengan gemetar.
Sekarang Umar sudah berada dalam tahanan, dan Reshma mengatakan tidak ada alasan bagi dirinyauntuk kembali kepadanya.
"Saya belum siap untuk menikah dengannya, saat ia bercerai dan kami harus menghadapi perbedaan usia yang mencolok, itu karena saya dibawah tekanan keluarga untuk menikah dengannya. Iaternyata masih menjadi pecandu alkohol, dan narkoba," tuturnya.
sumber:tribunnews.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar