Rabu, 11 April 2012

Cara Agar Ibu Tetap Berenergi & Semangat untuk Urus Anak

img Biasanya, Anda tidur selama delapan jam sehari agar tubuh lebih segar. Pada kenyataannya, hal tersebut tidak berlaku setelah Anda mempunyai si kecil. Tubuh bisa menjadi lesu dan tidak bersemangat karena kurang istirahat. Sementara anak, energinya sepertinya tidak ada habisnya.
 
Maka dari itu, Anda harus tahu cara mengantisipasinya agar kondisi tubuh tetap fit. Seperti yang dikutip dari WebMD, simak sembilan tips menambah energi untuk para ibu ketika sedang mengurus anak.

1. Minum Sebotol Air
Dehidrasi dapat mempengaruhi kesehatan yang menyebabkan sakit kepala, kelelahan, serta kekurangan energi. "Ketika saya merasa lelah, saya berhenti sejenak, lalu meminum air sebotol penuh," ucap Tammy Gold, seorang psikoterapis dan parenting coach, juga ibu dari tiga anak perempuan berusia 6 tahun.

2. Mandi
Untuk menambah semangat, mandi atau membasuh diri dengan air membuat Anda merasa lebih rileks di tengah-tengah kesibukan mengurus anak. Tubuh akan fresh dan sedikit menghilangkan penat dalam pikiran. "Mandi akan membuat perasaan Anda seperti orang yang baru," ujar Gold.

3. Jadilah 'Bad Mom'
Bad mom di sini bukan berarti Anda tidak mempedulikan anak dan membiarkan mereka bermain tanpa diawasi. Anda bisa ambil waktu sekitar 10-30 menit untuk mengistirahatkan diri sendiri. Taruh anak di depan televisi, lalu putar film kartun atau film yang bisa mendidik si kecil. Atau tinggalkan anak bermain di kamar dengan mainan mereka selama beberapa waktu. "Anak lebih bahagia jika Anda mengambil waktu istirahat untuk diri sendiri daripada mengawasi mereka setiap detik, seperti elang," jelas Gold.

4. Berolahraga dengan Anak
Survei mengungkapkan kalau olahraga teratur lebih baik daripada tidur siang untuk meningkatkan energi. Namun setelah punya anak, tidak ada lagi waktu untuk ke gym atau latihan kebugaran yang baik bagi kesehatan. Jangan khawatir, Anda bisa berolahraga bareng si kecil, misalnya jalan-jalan di sekitar rumah sambil membawa anak menggunakan stroller. Jika ingin melakukannya di rumah, Anda bisa bermain dengan si buah hati, seperti bermain kejar-kejaran, bernyanyi, atau menari.

5. Jangan Lupa Sarapan
Anda selalu memastikan si buah hati makan pagi yang sehat sebelum pergi ke sekolah atau bermain. Namun, bagaimana dengan Anda? Secangkir kopi saja tidak cukup untuk mengawali hari. Penelitian telah menemukan bahwa kita merasa lebih berenergi karena makan pada pagi hari. Sarapan bisa membuat perasaan lebih baik untuk beraktivitas sepanjang hari.

6. Camilan Sebagai Penambah Darah
Anda merasa begitu kelelahan karena anak yang mulai aktif? Cari camilan yang baik dikonsumsi secara teratur untuk menjaga kesehatan. Gold menyarankan, selang dua jam setelah sarapan, Anda bisa memakan makanan manis sebagai penambah darah, seperti pisang yang diolesi selai kacang atau yogurt campur madu. Kombinasikan camilan dengan makanan yang kaya karbohidrat serta protein, seperti kerupuk, kacang, mentega, sayuran, dan buah-buahan.

7. Ganti Pakaian
Jika Anda mengurus anak memakai baju yang sama seharian membuat diri terlihat lesu, Anda bisa lebih bersemangat dengan mengganti pakaian agar lebih segar. Mungkin gunakan rok atau baju yang jarang dipakai agar mewarnai perasaan Anda.

8. Tidur Lebih Lama
Dalam kehidupan nyata, seorang ibu susah mendapatkan tidur delapan jam setiap hari. Mungkin lima jam menjadi waktu yang terlama bagi para orang tua. Terkadang, Anda membutuhkan banyak asupan kafein supaya terus terjaga. "Kafein yang Anda konsumsi tidak berpengaruh ketika Anda kurang tidur," papar Debi Silber, M.S., R.D., seorang lifestyle coach penulis dari 'A Pocket Full of Mojo: 365 Proven Strategies To Create Your Ultimate Body, Mind, Image and Lifestyle'. "Menambah energi melalui kafein atau gula hanya membuat Anda lelah dan rentan terhadap kenaikan berat badan," tambah Silber. Lebih baik Anda tidur satu jam lebih awal dari biasanya. Kurangi aktivitas dengan televisi atau komputer Anda. Setelah seminggu, coba lihat perubahannya, apakah energi bertambah setelah tidur lebih awal?

9. Sediakan Waktu Hanya untuk Bermain dengan Anak
Dalam keseharian, Anda selalu mengawasi serta mengajari anak supaya dia menjadi pribadi yang pintar. Namun, Anda butuh waktu untuk bermain bersama si kecil tanpa aturan-aturan yang ada. Anda dan anak perlu hiburan supaya suasana lebih menyenangkan. "Anda akan merasa hampa jika semua interaksi dengan anak berkaitan dengan tata cara berpakaian, mengambil makanan, hingga cara masuk dan keluar rumah," tutur Stephanie Somanchi, Ph.D., seorang executive life coach yang bekerja di perusahaan Nike dan U.S. Bank.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar