Selasa, 20 Desember 2011

Foto Tanpa Busana Lindsay di Playboy Laris

""Ini benar-benar datang sebagai kejutan bagi saya," kata bos Playboy Hugh Hefner.


Lutfi Dwi Puji Astuti
Lindsay Lohan  

 Pose tanpa busana Lindsay Lohan dalam sebuah cover majalah pria dewasa, Playboy laris terjual . Hal ini membuat bos Playboy, Hugh Hefner merasa lebih tenang, karena sebelumnya ia sempat khawatir saat salah satu foto tanpa busana Lindsay bocor di internet sebelum resmi diterbitkan.

Foto Lilo sapaan akrab Lindsay Lohan di majalah Playboy saat ini pun menjadi sangat populer di seluruh Amerika. Pose Lindsay telah banyak dijual di negara bagian Amerika Serikat dengan kota-kota seperti New York dan Los Angeles. Permintaan jumlah pemesanan majalah  tersebut  juga semakin meningkat.

Mengetahui kabar ini, bos Playboy, Hugh Hefner pun mengungkapkan kebahagiannya lewat akun pribadinya. "The  Lindsay Lohan January-February Double Issue is breaking sales records,” kata Hefner seperti dikutip laman Female First.

Meski saat ini majalah miliknya dalam edisi pose Lilo tanpa busana terbukti sangat populer, Hefner mengaku sempat merasa emosi dan khawatir penjualannya tidak akan mencapai target. Apalagi beberapa kritikus sempat mengatakan bahwa foto-foto Lilo sangat membosankan dan imajinatif. Tapi kini, hal itu tidak lagi membuat Hefner khawatir.

"Ini benar-benar datang sebagai kejutan bagi saya, saya seperti memiliki emosi yang campur aduk awalnya, dan kemudian berubah menjadi sesuatu yang lebih besar daripada kehidupan,” katanya lagi.

Lilo kabarnya dibayar mahal, US$1 juta untuk berpose tanpa busana seperti yang pernah dilakukan oleh aktris legendaris Marilyn Monroe.

Hugh juga mengungkapkan bagaimana perjuangannya meminta  Lindsay, 25, berpose tanpa busana dalam majalahnya. Ia pun harus berusaha keras meyakinkan keluarga Lindsay yang tidak mengizinkan Lindsay untuk berpose tanpa busana. Namun, akhirnya, Hefner berhasil meyakinkan Lindsay dan juga keluarganya.

"Saya pikir itu karena orangtua dan orang-orang di sekelilingnya yang tidak mendukung. Tapi aku berkata, kami akan mengambil gambar telanjang dengan cara yang sangat berkelas dan kami akan membuat hasil yang tidak akan pernah terlupakan,” ujar pria 85 tahun itu.

"Saya pikir itu hal itu bisa dicapai melebihi apa pun. Aku bisa membayangkan, mungkin orang tidak akan melupakan gambar tersebut,” katanya lagi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar