Jumat, 23 Desember 2011

Supaya Tetap Harmonis Setelah Punya Anak

imgKehidupan pernikahan membuat Anda dan pasangan menjadi begitu dekat. Sampai akhirnya, kehadiran anak 'memaksa' Anda untuk mengenyampingkan waktu bersama pasangan demi fokus mengurus si kecil.
 
Hal tersebut memang tak sepenuhnya salah, namun keintiman suami-istri harus tetap terjalin demi keharmonisan rumah tangga. Seperti yang dikutip dari ezinearticle, berikut ini empat cara yang bisa membuat hubungan pernikahan dan masalah anak tetap seimbang.

1. Mampu Mengontrol Stres
Walau membawa kebahagiaan pada sang orangtua, anak juga bisa memberikan tekanan pada hubungan pernikahan. Salah satu cara tepat mengatasi tekanan tersebut adalah dengan melakukan komunikasi yang efektif.

Ketika membicarakan cara membesarkan si kecil, Anda dan pasangan harus memiliki paham yang sama. Mencari 'jalan tengah' bersama mengenai cara mendidik si kecil, tentu dapat meningkatkan keharmonisan pernikahan serta mengurangi stres.

2. Istirahat & Relaksasi
Orang yang mengurus anak seharian penuh akan mudah lelah daripada mereka yang bekerja dengan dua pekerjaan sekaligus. Hal ini karena anak-anak membutuhkan pengawasan serta perhatian yang konstan. Membesarkan anak merupakan pekerjaan tiada akhir.

Sesekali menitipkan anak kepada kakek dan neneknya adalah pilihan tepat. Anak-anak senang, dan Anda pun bisa memiliki waktu bersama yang 'hilang' dengan pasangan. Tak perlu berlibur, menikmati sore sambil mengobrol dengan pasangan adalah cara melepaskan stres sekaligus meningkatkan keintiman.

3. Jangan Lupakan waktu Berkencan
Sebelum kehadiran anak, Anda dan pasangan sering menghabiskan akhir pekan untuk berkencan. Pergi menonton film terbaru atau hanya sekedar makan malam di restoran, menjadi kegiatan sederhana namun romantis. Namun kini, kegiatan tersebut perlahan tergantikan dengan acara menemani si kecil pergi les balet atau pertemuan orang tua murid di sekolah.

Kencan membantu menjaga komunikasi antara Anda dan pasangan tetap berjalan dengan lancar. Tak perlu makan malam mewah, pergi berdua untuk berbelanja keperluan rumah tangga pun bisa menjadi kegiatan kencan yang mengasyikan.

4. Merayakan Tanggal Penting
Ketika anak lahir, Anda pun dibuat sibuk olehnya. Namun ada saat-saat penting bagi pasangan untuk berada jauh dari anak dan fokus pada kehidupan pernikahannya. Misalnya pada saat ulang tahun pernikahan atau hari Valentine. Terkadang, waktu spesial itu menjadi lebih istimewa ketika Anda bisa menghabiskannya hanya dengan pasangan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar