Kamis, 15 Desember 2011

4 Topik Serius yang Wajib Dibicarakan Suami-istri

imgAkibat malas berargumen, banyak pasangan yang kerap kali menghindari topik pembicaraan serius. Namun ketidaksiapan itu justru bisa menghancurkan kehidupan rumah tangga di kemudian hari. Berikut lima topik serius yang wajib dibicarakan oleh pasangan yang ingin atau sudah menikah, seperti yang dikutip dari womansday.

1. Siapa yang Akan Mengatur Keuangan?
Survei yang dilakukan oleh American Psychological Association membuktikan bahwa belakangan ini semakin banyak pasangan yang bercerai karena masalah keuangan. Survei ini juga mengungkapkan bahwa uang merupakan salah satu masalah terbesar yang memicu timbulnya stres dalam kehidupan rumah tangga. Oleh karena itu penting agar Anda dan pasangan berada dalam satu paham dalam hal mengatur keuangan.

Menurut Taffy Wagner, pakar keuangan serta CEO MoneyTalkMatters, "Tanyakan pada pasangan Anda, bagaimana ia mengelola keuangannya saat masih single? Apakah ia melakukannya dengan benar atau justru salah? Lalu langkah selanjutnya, memutuskan siapa yang akan menjadi penanggung jawab keuangan. Ingat siapapun yang menjadi penanggung jawab, tidak boleh bekerja secara rahasia, pasangan harus tahu segala hal mengenai keuangan Anda juga."

2. Apakah Anda Berencana Memiliki Anak? Kapan?
Banyak orang yang menyangka bahwa pasangannya memiliki keinginan yang sama dalam hal anak. Tetapi kenyataanya tidak. "Ini cukup mengejutkan, ada banyak pasangan yang tidak membicarakan ini bahkan setelah mereka menikah," ujar Susan Piver, penulis buku 'The Hard Questions: 100 Essential Questions to Ask Before You Say "I Do".

Berikan lasan yang tepat pada pasangan mengapa Anda ingin segera memiliki anak (atau ingin menunda). Topik ini cukup sensitif, oleh karena itu ada baiknya jika Anda membicarakannya pada saat makan malam atau akhir pekan, dimana pasangan atau diri Anda sedang dalam keadaan santai. Jika pasangan memberikan alasan yang tak sesuai dengan keinginnan Anda, jangan langsung memarahinya. Tujuan percakapan ini adalah 'visi dan misi yang sama' bukannya, 'memenangkan argmen'.

3. Seberapa Sering Seks yang Diinginkan?
Walau bukan faktor utama, namun perbedaan pandangan mengenai seberapa sering atau bagaimana cara Anda dan pasangan akan melakukan hubungan seksual, bisa membuat pernikahan berada di ujung tanduk. Menurut Piver," Bicarakan hal ini dengan nada lembut, katakan padanya apa yang Anda inginkan dan tanyakan apa yang ia inginkan. Katakan bahwa Anda tak mau hal ini nantinya menjadi masalah." Seks yang berkualitas juga merupakan salah satu cara untuk memuaskan pasangan. Dalam sebuah pernikahan, membahagiakan pasangan adalah salah satu hal yang harus dilakukan. Seks adalah salah satu caranya.

4. Pergi Liburan Kemana?
Cara menghabiskan waktu berlibur seseorang tidaklah sama. Ada yang menghabiskannya dengan cara menyendiri, ada pula yang merayakan liburan dengan pesta. Membicarakan bagaimana Anda menghabiskan waktu liburan, adalah hal yang penting demi menghindari kesalahan komunikasi. Misalnya, menentukan pergi ke rumah orang tua Anda atau orang tua pasangan saat liburan Hari Raya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar