Kamis, 15 Desember 2011

Kunci Membakar Kalori Lebih Banyak

Anda hanya perlu melakukan lima langkah mudah berikut.


Mutia Nugraheni
Perut seksi (doc.Corbis)

Mengurangi asupan kalori, memang kunci untuk menurunkan berat badan. Namun, hal ini bisa membuat proses metabolisme tubuh melambat. Akibatnya, berat badan yang berhasil dikurangi akan mudah kembali seperti semula.

Hal itu menurut Jeffrey R. Garber, MD. kepalaAmerican College of Endocrinology. Apalagi, jika Anda melewatkan sarapan atau makan siang, perut akan lebih lapar dari biasanya dan metabolisme akan makin melambat.

Faktanya, baik sedang diet atau tidak, metabolisme akan melambat seiring bertambahnya usia. Jadi, Anda harus memiliki kebiasaan makan sehat, demi menjaga metabolisme dan berat badan tetap stabil. Caranya adalah dengan membakar kalori lebih banyak namun tanpa memperlambat metabolisme, dengan empat cara berikut.

1. Perbanyak konsumsi protein
Telur, ayam, kalkun, daging sapi tanpa lemak merupakan sumber protein yang baik. Tidak hanya membantu membentuk otot, tapi juga membuat tubuh lebih banyak bekerja untuk mencernanya Dengan kata lain, dibutuhkan kalori lebih banyak bagi tubuh Anda untuk mencerna dada ayam panggang daripad kentang goreng.

"Sekitar 25% sampai 30% kalori dari protein, hilang dalam proses pencernaan," kata Brad Schoenfeld, penulis buku 'The Woman’s Home Workout Bible', seperti dikutip dariwomansday.com.

Jika dibandingkan mencerna karbohidrat, kalori yang dibakar hanya 6 hingga 8 persen. Sedangkan, lemak hanya kurang dari 2 persen.
2. Minum kopi
Dengan minum kopi, Anda bisa meningkatkan proses metabolisme, beberapa persen. Bukan hanya kopi, Anda juga bisa minum minuman berkafein lain, termasuk teh hijau. Beberapa studi menemukan, bahwa mengonsumsi minuman berkafein sebelum berolahraga, akan membuat seseorang olahraga lebih keras dan lebih lama.  Cobalah minum secangkir kopi atau teh di pagi hari, satu jam atau lebih sebelum Anda berjalan-jalan atau bekerja.

3. Berdiri
Jangan kecewa jika Anda harus berdiri di angkutan umum. Hal ini 'memaksa' Anda berdiri dan tentunya membakar lebih banyak kalori dibandingkan duduk. Lagipula, hasil penelitian dari Mayo Clinic menemukan bahwa orang yang obesitas rata-rata duduk dua jam lebih lama dibandingkan mereka yang lebih langsing secara alami.

"Anda dapat membakar ratusan ekstra kalori, per hari hanya dengan berputar-putar atau berjalan," kata Schoenfeld.

Jadi, saat di kantor, Anda bisa mengunjungi kubikel teman atau mencari tempat makan siang yang agak jauh. Ini akan membuat Anda tanpa sadar membakar banyak kalori.

4. Menu ikan
Salmon, tuna dan mackerel merupakan sumber asam lemak omega-3. Menurut penelitian, asam lemak ini dapat meningkatkan metabolisme Anda. Diketahui, orang dewasa yang mengonsumsi 6 gram ikan minyak per hari, kadar lemak tubuh lebih rendah dibandingkan mereka yang mengonsumsi mentega, minyak zaitun dan minyak bunga matahari sebagai gantinya. Untuk mendapatkannya, Anda bisa mengonsumsi ikan yang mengandung asam lemak omega-3 tinggi dua kali dalam satu minggu.
• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar