Minggu, 22 April 2012

Tips Mengatur Dapur Untuk Ibu yang Sibuk

imgSibuk di kantor, bukan berarti Anda tidak bisa menyiapkan makanan untuk keluarga sekaligus menciptakan dapur yang rapi dan nyaman. Aktivitas dapur memang merepotkan, tapi dengan pengaturan yang tepat bisa membantu Anda lebih ringan saat harus memasak atau menyiapkan perbekalan untuk si kecil di sekolah atau suami di kantor. Simak langkah-langkahnya, seperti dikutip dari She Knows dan Galtime.
 
1. Simpan Camilan Anak di Tempat Terjangkau
Anak-anak dalam masa pertumbuhan pasti gemar menyantap camilan. Menurut saran dari Collen Millaney, seorang ahli interior, jangan menyimpan kudapan si kecil di tempat yang sulit dijangkau karena bisa membuat wadah jatuh berantakan dan makanan pun tercecer. Simpanlah di kabinet bawah atau toples-toples di atas meja makan. Hal ini akan memudahkannya mengambil kudapan tersebut tanpa harus meminta bantuan Anda. Beban semakin ringan, si kecil pun makin mandiri.

2. Letakkan Kalender atau Jadwal Kegiatan
Dapur merupakan tempat yang tepat untuk menaruh kalender atau jadwal kegiatan sehari-hari. Karena seringnya beraktivitas di sana, khususnya pada pagi hari, meletakkan jadwal kegiatan di pintu kulkas akan jauh lebih efektif ketimbang menaruhnya di dalam organizer ponsel Anda.

3. Siapkan Celemek
Saat harus memasak setelah penampilan Anda rapi untuk ke kantor, celemek akan melindungi busana Anda dari kotoran saat memasak, juga cipratan noda minyak. Hal ini akan membuat baju kerja Anda tetap bersih dan rapi. Selain itu juga memudahkan saat mencuci baju nanti. Kotoran saat memasak yang menempel di baju seringkali sulit dibersihkan sehingga membuat kegiatan mencuci menjadi lebih sulit.

4. Atur Suhu Dispenser Air Minum
Temperatur panas pada dispenser dapat diatur menjadi lebih sejuk. Jika Anda harus meninggalkan anak di rumah tanpa pengawasan, sebaiknya ubah temperatur dispenser. Hal ini bertujuan agar anak-anak bisa mengambil minum sendiri tanpa khawatir tersiram air panas. Pikiran pun menjadi lebih tenang.

5. Ganti Wadah Kaca dengan Plastik
Mengganti wadah bertujuan memudahkan anak mengambil sendiri segala kebutuhannya. Plastik tak lebih berat dari kaca sehingga memudahkan si kecil mengangkatnya. Selain itu jika wadah itu terjatuh, tak akan pecah sehingga tidak berbahaya atau menyakiti anak-anak.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar