Selasa, 03 Januari 2012

4 Sebab Pasangan yang Ingin Punya Anak Malas Bercinta


img
Dok. Thinkstock
- Bagi pasangan yang tengah berusaha memiliki anak, kegiatan bercinta bisa jadi bukan lagi aktivitas untuk bersenang-senang. Seks juga bisa jadi beban dan membuat stres.

Survei yang pernah dilakukan di Inggris mengungkapkan, rata-rata pasangan bercinta 104 kali sampai akhirnya wanitanya hamil. Lebih detailnya, pasangan berhubungan intim empat kali dalam seminggu selama enam bulan.

Menurut konselor seks yang juga penulis buku 'She Comes First', Ian Kerner, tidak mengherankan jika pasangan yang tengah berusaha punya anak, mulai merasa seks sebagai beban. Ia pun menguraikan kenapa hal itu bisa terjadi. Berikut penjelasannya seperti dikutip dari Good In Bed:

1. Terjebak Rutinitas
Salah satu cara menyenangkan melakukan seks adalah ketika aktivitas itu dilakukan dengan spontan. Meskipun hal itu Anda lakukan di tempat tidur, di malam hari, setidaknya kespontanan tersebut membuat Anda jadi lebih bergairah.

Tapi saat Anda dan suami sedang berusaha punya anak, kalian jadi mulai suka menjadwalkan waktu bercinta. Biasanya pasangan akan berhubungan intim di saat masa subur. Hal itulah yang membuat seks bukan lagi dilakukan karena adanya gairah, tapi sebuah tugas, begitu menurut penulis buku 'Sex and the Baby Years' Hilda Hutcherson, M.D.

2. Seks Jadi Dilakukan Sesuai Permintaan
Kebanyakan pria akan senang ketika pasangannya selalu ingin bercinta bukan? Hal itulah yang terjadi ketika Anda tengah mencoba untuk hamil. Namun setelah semakin sering dilakukan, apa yang dianggap menyenangkan itu ternyata tak begutu menarik lagi. Ketika hal itu terjadi, pasangan akan melewatkan foreplay dan kedekatan emosional pun berkurang. Hal itu karena seks dilakukan sesuai permintaan.

3. Seks = Tujuan
Pria yang tengah berusaha memiliki anak dari pasangannya bisa merasa seks sebenarnya hanyalah sebuah tujuan. Seks merupakan cara wanita untuk mendapatkan sperma mereka. Survei yang dilakukan di Inggris membuktikan hal tersebut. Setidaknya ada 11% pria yang mengaku seks membuat mereka merasa dimanfaatkan. 

Bagi wanita, seks pun jadi sama tidak menyenangkannya. "Salah satu klienku sampai memaki suaminya dan bilang 'ini tidak butuh waktu lama! Kamu juga tidak perlu menikmatinya! Cukup ejakulasi!'", tutur Huctcherson menggambarkan salah satu pasien wanitanya yang tak lagi nyaman dengan aktivitas bercinta.

4. Stres 
Proses memiliki anak ini, jika dilakukan sudah terlalu lama, bisa membuat pasangan stres. Pada akhirnya, Anda dan suami pun jadi makin jaran bercinta dan kalau pun aktivitas itu dilakukan, jadi kurang menyenangkan. 

Ian menyarankan, jika memang Anda dan suami sudah cukup lama berusaha memiliki anak dan belum berhasil, kunjungilah dokter kandungan. Namun perlu diingat, pengobatan dari dokter ini pun bisa menjadikan seks sebagai sesuatu hal yang membuat stres.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Fertility & Sterility menemukan, wanita yang sedang menjalani pengobatan kesuburan melaporkan jadi merasa tidak puas dengan kehidupan seksnya. Mereka pun jadi jarang berhubungan seks dan merasa kurang bergairah. 

Apa yang harus dilakukan saat empat hal di atas terjadi? Ian menyarankan jangan batasi waktu bercinta hanya saat di masa subur wanita.

"Beberapa orang percaya mereka harus menyimpan ejakulasi pria sampai masa subur. Itu hanya mitor," tambah Hutcherson. "Faktanya, menyimpan sperma bisa mengurangi kelincahannya," tuturnya lagi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar