Jumat, 17 Februari 2012

Obat-obat yang Bisa Bikin Orang Mengalami Orgasme Spontan

img
Orgasme biasanya terjadi ketika seseorang mendapatkan rangsangan seksual baik dari orang lain atau diri sendiri. Tapi obat tertentu diketahui memiliki efek samping bisa membuat orang orgasme secara spontan.
 
Obat antidepresan diketahui bisa menyebabkan disfungsi seksual termasuk disfungsi ereksi, kehilangan libido dan masalah dengan orgasme. Meskipun langka, tapi efek samping dari obat ini telah didokumentasikan pada laki-laki dan juga perempuan bisa menyebabkan orgasme spontan.

Orgasme spontan telah diketahui melalui serangkaian studi kasus yang diterbitkan sejak akhir tahun 1980-an. Namun para ahli tidak memiliki definisi tunggal untuk orgasm spontan.

Para ahli umumnya mendefinisikan orgasme spontan dengan pengalaman orgasme tanpa adanya rangsangan dari indera seksual dan tidak ada penjelasan fisik lain mengapa orang tersebut bisa mengalami gairah seksual atau mencapai klimaks.

Obat antidepresan yang diketahui memiliki efek samping orgasme spontan terutama golongan Serotonin Selective Reuptake Inhibitor(SSRI), termasuk obat berikut, seperti dikutip darisexuality.about.com, Jumat (17/2/2012) yaitu:

  1. Fluxotine
  2. Paroxetine
  3. Citalopram
  4. Bupropion

Beberapa kasus yang terdokumentasi ada seorang pasien laki-laki yang diketahui mengalami orgasme yang kedua tanpa adanya rangsangan yang terjadi, meski pada orgasme pertama ia mengalaminya secara normal.

Dalam kasus berbeda ada seorang perempuan yang melaporkan mengalami orgasme selama beberapa menit yang terjadi 4-5 kali dalam sehari. Sedangkan perempuan lain melaporkan orgasme spontan yang terjadi 10-15 kali per hari masing-masing kurang dari 1 menit.

Kadang-kadang orgasme ini hasil dari stimulasi non-seksual (getaran dari mengendarai kendaraan atau sensasi saat buang air besar), tapi ada juga yang tidak diawali oleh rangsangan sama sekali.

Pola dari orgasme spontan ini selalu berubah dari satu kasus ke kasus lainnya. Pada tahun 2005 studi melaporkan orang yang mengonsumsi paroxetine akan mengalami orgasme sponan dalam beberapa minggu pertama pengobatan dan akan berhenti setelah pengobatan ini berakhir.

Meski ada beberapa kasus yang terekam, tapi sebagian besar penulis dari studi ini setuju bahwa penyebabnya ada hubungan dengan neurotransmitter serotonin yaitu zat kimia di otak. Namun bagaimana persisnya hal ini terjadi belum diketahui.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar