Rabu, 15 Februari 2012

UNTUK ORANG BERDOSA



Tanggal  : 12 Februari
Baca     : Lukas 18:9-14
Bacaan Alkitab Setahun: Imamat 11:1-13:59
Nats     : Tetapi pemungut cukai itu…memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini (Lukas 18:13)
Sebuah artikel dalam The Grand Rapid Press menceritakan tentang seorang wanita yang mampu mengatasi kebiasaan minumnya, yakni setelah ia mampu mengakui bahwa ia mempunyai masalah dengan kebiasaannya itu. Ia berkata bahwa saat bersejarah itu tiba ketika ia dapat berkata pada dirinya sendiri, “Saya Betty dan saya seorang alkoholik.”
Selama ini ia selalu berkata bahwa bicaranya yang kacau, rasa mengantuk dan timbulnya masalah-masalah lain, disebabkan oleh obat-obatan yang diminumnya untuk mengatasi suatu penyakit kronis yang dideritanya. Namun keluarganya tahu apa sebenarnya yang menjadi penyebab dan mendesaknya untuk menghentikan kebiasaan itu. Akhirnya, ia terpaksa harus menghadapi persoalan tersebut. Sebelumnya, ia tidak memiliki pengharapan lagi. Namun ketika ia dapat mengakui, “Saya adalah seorang alkoholik,” ia memperoleh pengharapan untuk sembuh.
Hal yang sama juga berlaku dengan keselamatan. Selama seseorang masih mencari-cari alasan untuk membenarkan sikapnya yang berdosa, ia tidak akan pernah merasakan kelepasan. Hanya jika ia mengaku, “Saya adalah orang berdosa dan tidak dapat menyelamatkan diri saya sendiri,” Allah akan menyelamatkannya dari dosa dan segala akibatnya yang mengerikan. Orang Farisi yang angkuh dan sombong dalam Lukas 18:1-43 tidak akan memperoleh keselamatan. Namun pemungut cukai itu menyadari dosa-dosanya sehingga ia “pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan” (Lukas 18:14).
Jika Anda belum pernah mengakui kesalahan Anda sebelumnya, lakukanlah dan terima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat Anda. Ingatlah bahwa keselamatan hanya diberikan kepada orang yang berdosa [[RWD]]
YESUS DAPAT MENGUBAH ORANG BERDOSA YANG PALING JAHAT MENJADI ORANG SUCI YANG PALING BAIK

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar